Suara.com - Sepucuk surat permohonan maaf terbuka dari warga Brebes, Jawa Tengah, bernama M Subkhan viral di media sosial.
Dalam surat tersebut, Subkhan meminta maaf karena telah membohongi publik terkait pertemuannya dengan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.
Pada surat itu tertulis pernyataan maaf Subkhan untuk publik dan juga masyarakat Kabupaten Brebes. Tujuan dirinya meminta maaf ialah, karena merasa telah berbohong di depan Sandiaga saat berkampanye di Brebes beberapa waktu lalu.
"Selaku mantan komisioner KPU Brebes Divisi Spsialisasi, Pendidikan, Pemilihan dan Hubungan Antar Lembaga, saya merasa bersalah telah melakukan kebohongan di depan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno ketika kampanye di Brebes," ujarnya tertulis dalam surat itu.
Kemudian di dalam surat itu juga tertulis, curhatan dirinya kepada Sandiaga sebagai petani bawang merupakan skenario yang telah disusun sedemikian rupa sesuai dengan arahan dari timses.
"Apa yang saya lakukan hanya menjalankan skenario sesuai arahan tim sukses.”
Pada surat itu diketahui dibuat di Brebes pada tanggal 13 Januari 2019 dan ditandatangani oleh Subkhan beserta materai.
Saat Suara.com berusaha mengkonfirmasi kepada pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, belum ada yang bisa memastikan kebenaran dari surat itu dibuat oleh Subkhan.
Akan tetapi, Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Andre Rosiade menilai kalau surat itu ialah hoaks.
Baca Juga: Meski Tak Masuk TKN, Erick Thohir Samakan Posisi Ahok dengan Muchdi PR
"Belum tahu. Tapi saya rasa itu hoaks," kata Andre saat dimintai konfirmasi pada Rabu (13/2/2019).
Update Berita: Setelah berita ini terbit pada Rabu (13/2) pukul 18.08 WIB, Subkhan membantah dirinya membuat surat permohonan maaf tersebut.
"Saya tidak pernah melakukan sesuatu surat pernyataan, membuat surat pernyataan apapun yang terkait dengan adanya kegiatan yang kemarin, peristiwa tanggal 11 Februari itu dipaksa, demi Allah itu tidak benar dan itu fitnah," kata Subkhan dalam sebuah potongan video.
Selengkapnya mengenai bantahan Subkhan bisa dibaca di sini
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
Terkini
-
Legislator PKS ke BNN: Jangan Biarkan 'Whip Pink' Makin Gila, Perlu Ditindak Tegas
-
Jadi Saksi Dugaan Korupsi Chromebook, Jaksa Ungkap Riwayat Susy Mariana saat Persidangan
-
Siswa SD Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Rocky Gerung: Ada yang Salah Kebijakan Pemerintah
-
Istri Jenderal Hoegeng Meninggal di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Besok
-
Daftar Nama Sekolah Penerima Dana Program Sekolah Gratis dari Pemprov Papua Tengah
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19