Suara.com - Seorang perempuan mendadak pingsan saat Gubernur Anies Baswedan menyampaikan sambutan di acara peresmian 7 Gelanggang Olahraga atau GOR baru di DKI Jakarta, Jumat (15/2/2019). Saat insiden perempuan itu roboh, para peserta yang sedang mendengarkan pidato Anies teralihkan kepada perempuan yang diduga mengalami epilepsi itu.
Anis pun sempat melarang awak media yang hendak mengambil gambar sosok perempuan yang mendadak pingsan di acara peresmian 7 GOR baru tersebut.
"Pak, jangan direkam pak, itu jangan untuk direkam pak, kita hormati privacy-nya," kata Anies.
Anies kemudian mengapresiasi petugas kesehatan yang langsung bertindak sigap memberikan pertolongan pertama bagi perempuan tersebut. "Barusan yang kita saksikan adalah situasi krisis, situasi krisis semacam ini bisa teratasi dengan cepat jika kita memiliki antisipasi, memiliki fasilitas, kadang-kadang kita pikir buat apa Sat Pol PP latihan tiap hari, ya buat krisis seperti ini, begitu ada situasi yang sulit ambulancenya hanya 20 meter jaraknya, langsung masuk ke tempat kesehatan yang baik, Insyaallah nanti bisa ditangani dengan baik," ucap Anies.
Setelah itu Anies melanjutkan pidato sambutannya sekaligus meresmikan tujuh GOR yang baru di renovasi di DKI Jakarta. Tujuh GOR yang direnovasi tersebut adalah GOR Kecamatan Matraman, GOR Pademangan, GOR Cilandak, GOR Pancoran, GOR Radin Inten, GOR Sunter dan GOR Pondok Bambu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith
-
Hubungan Putri Kerajaan Norwegia dengan Epstein, Sebut 'Predator Seks' Sosok Menawan
-
Arief Hidayat Pamit dari MK: Bongkar Rahasia 'Dissenting Opinion' hingga Kelakar Kekalahan Ganjar
-
Polemik Yayasan Unsultra: Pemprov Sultra Sesalkan Nur Alam Tak Hadir Mediasi, Sebut Tak Kooperatif
-
Rencana Prabowo Bertemu Trump, Seskab Teddy Sebut Masih dalam Pembahasan