Suara.com - Para mantan menteri sampai wakil presiden menjenguk istri mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono yang menginap kanker darah. Ani Yudhoyono minta didoakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Salah satu yang menjenguk Ani Yudhoyono, Minggu (17/2/2019) hari ini adalah Mantan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. Mari Elda mengatakan Ani Yudhoyono minta didoakan agar terus semangat.
"Bu Ani meminta kita semua berdoa agar Bu Ani terus semangat," kata Mari Elka usai menjenguk Ani Yudhoyono di National University Hospital Singapura, Minggu (17/2/2019).
Mari Elka menambahkan sempat berbincang dengan Ani melalui sambungan telepon video beberapa saat. Dalam perbincangannya, Ani menyebutkan sedang dalam perawatan untuk menyetabilkan kondisi kesehatannya.
Mari mengaku selalu menyampaikan doa untuk Ani Yudhoyono, seperti permintaannya.
Kunjungan Mari Elka ke rumah sakit di Singapura hari ini menjadi yang kedua kali. Sebelumnya, pada Sabtu (16/2/2019) sore, Mari datang ke National University Hospital Singapura, namun belum dapat menjumpai mantan ibu negara.
Hari ini, sejumlah pejabat dan mantan pejabat terus berdatangan menjenguk Ani, antara lain, politisi Partai Demokrat Dede Yusuf, Mantan Menteri Perindustrian MS Hidayat juga, mantan Wakil Presiden Boediono.
Hanya saja Boediono enggan berkomentar banyak. Boediono meminta agar masyarakat mendoakan Ani Yudhoyono.
"'We all love her'," kata dia singkat. (Antara)
Baca Juga: Kena Kanker Darah, Bu Ani Yudhoyono Diisolasi dari Kunjungan Penjenguk
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut