Suara.com - Prabowo sebut Indonesia berdarah - darah di transfusi oleh utang. Calon Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia dalam keadaan berdarah-darah akibat hidup dari cicilan utang yang terus meningkat.
Bahkan untuk berdiri di kakinya sendiri, Indonesia pun belum mampu lantaran banyak utang. Lebih lanjut, Prabowo menyebutkan satu penyebabnya karena uang negara bocor melalui penjualan hasil ekspor yang direkayasa. Atau tidak dilaporkan berdasarkan data sebenarnya.
Prabowo mencontohkan dengan oenjualan ekspor di bidang batubara, kelapa sawit, cokelat hingga tambang. Menurut ya pengusaha tidak melaporkan secara utuh nilai penjualan ekspor produksi tersebut.
"Laporan 15 juta ton per tahun, untung bersih 5 dolar. Kalau yang dilaporkan hanya 15 juta padahal dia tambang 30 juta, itu kan 150 juta dolar," ujar Prabowo di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (3/3/2019).
Hal itu lah yang disadari Prabowo sejak 20 tahun terkahir. Dan ia berusaha untuk memperbaiki dan membeberkannya kepada bangsa. Namun, kata Prabowo, banyak elite yang tidak sadar dan justru malah terganggu oleh penjabaran darinya.
"Indonesia saking kayanya kita sudah bleeding bertahun-tahunn. Wajib tidak mau lihat fenomena ini tidak mau merasakan ini bleeding transfusi darah bleeding hidup utang tidak dengan produksi kita sendiri, tidak dengan keuntungan," tutur Prabowo.
"Ini harus kita hentikan pendarahan negara Indonesia. Saya maju saya ingin hentikan pendarahan. Saya tidak mau cukup lama 20 tahun saya bicara seperti ini," sambungnya.
Berita Terkait
-
Jokowi Rencana Pakai Sarung Tiap Hari, Tujuannya Ini
-
Prabowo Ungkap Keberhasilan Orde Baru: Pernah Dihina Tak Bisa Buat Peniti
-
Fahri Hamzah Sebut PKS Lebih Dekat dengan Jokowi
-
TKN Jokowi Nilai Pidato AHY Lebih Baik daripada Prabowo, Tak Emosi
-
Eksponen Muhammadiyah Janji Kasih 25,7 Juta Suara untuk Prabowo - Sandiaga
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dasco dan Muhadjir Effendy Bertemu, Upayakan Perpendek Masa Tunggu Jemaah Haji
-
Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan
-
Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo
-
Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa
-
Lingkungan Rusak Bukan karena Tak Tahu, tetapi karena Tak Dibiasakan
-
Kantor Kemenko Polkam Tak Aman? Motor Jurnalis iNews Hilang, Tak Ada CCTV di Lokasi
-
OJK Bidik Generasi Muda dan Lansia, Literasi Keuangan Masih Jadi Tantangan
-
Orang Dekat Eks PM Italia Jadi Otak Serangan Bom ke Jurnalis Investigasi Sigfrido Ranucci
-
Bos BEI Buka Suara Isu Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal
-
5 Posisi Foto Pernikahan yang Baik dan Membawa Hoki di Dalam Rumah