Suara.com - Rizky, warga RT 08 RW 03, Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, mengalami luka bakar di sekujur tubuh. Korban diduga tersengat aliran Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) di Desa Bangun, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Penemuan laki-laki dengan luka bakar tersebut sempat menggegerkan warga Desa Bangun. Sebab, Rizky masih hidup meski mengalami luka bakar.
Salah satu warga, Ali mengatakan korban terlihat sekira pukul 06.30 WIB berada di wilayah tower.
“Dia terlihat bekeliling dan lihat-lihat tower dengan mengendarai sepeda motor Scoopy. Tower berada di area pabrik milik PT Pakerin,” ujar Ali seperti diberitakan beritajatim.com - jaringan Suara.com, Rabu (6/3/2019).
Ali menerangkan, pintu tower dalam keadaan tertutup dan dirantai. Tidak ada yang tahu, tiba-tiba warga melihat korban sudah berada di tanah dengan posisi terlentang dalam keadaan luka bakar di sekujur tubuh.
Sementara Kapolsek Pungging, AKP Suwiji mengatakan, setelah pihaknya mengetahui identitas korban langsung menghubungi perangkat desa agar disampaikan ke keluarga.
“Korban masih hidup dan sekarang dirawat di RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari,” jelasnya.
Melihat luka bakar di sekujur tubuh, lanjut Kapolsek, diduga korban tersengat aliran listrik. Diduga korban memanjat sutet untuk mengambil sarang burung karena di sepeda motor milik korban ditemukan ada teropong.
Baca Juga: Pemkab Wonogiri Bakal Gratiskan Seragam untuk Pelajar SD dan SMP
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Makin Sulit Ditebak, Pasar 'Wait and See' Momentum Perang AS - Iran
-
Kebakaran di Kawasan Bromo: Mengapa Pemulihan Ekosistem Tak Bisa Sekadar Menanam Pohon?
-
Febrie Adriansyah Tak Masalah Emas 74 Kg Disita, Tapi Minta Dokumen dan Foto Keluarga Dikembalikan
-
Penentuan Desil Tak Sesuai Ekonomi Warga, Menko Airlangga Akui Data DTSEN Tak Permanen
-
5 HP OPPO yang Mirip iPhone, Desain Premium Mulai Rp2 Jutaan
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5
-
OPM Klaim Markas Puncak Jaya Digempur Drone Militer Indonesia, Begini Kondisinya
-
Saat Rambut Memutih dan Langkah Melambat: Sebuah Renungan Tentang Pulang
-
Peluang Emil Audero Gabung Juventus Semakin Tipis, Ini Penyebabnya
-
Dari Belajar - Menjadi Dampak, United Tractors Hadirkan UNTUK Indonesia