Suara.com - Satu rangkaian kereta yang membawa crane telah tiba di lokasi anjloknya KA 1722 di daerah Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat. Crane tiba sekitar puku 17.50 WIB.
Sebelumnya, ada dua crane dari Bandung dan Cirebon yang melaju ke lokasi guna mengevakuasi gerbong kereta yang anjlok.
"Yang ini rangkaian dari Bandung," kata seorang petugas, Minggu (10/3/2019).
Pantauan Suara.com, kehadiran crane tersebut langsung disambut petugas lainnya untuk melakukan upaya pengangkatan gerbong. Seperti yang diketahui masih ada tiga dari delapan gerbong yang belum dievakuasi karena anjlol dan terbalik.
Lima gerbong yang masih berada di dalam jalur sudah dievakuasi dan ditarik menuju Dipo Depok menggunakan lokomotif.
"Kalau cranenya itu sudah tiba di lokasi yang pertama akan dilakukan pengangkatan itu kereta ya. Setelah keretanya diangkat oleh crane dikembalikan ke jalur rel akan di tarik menuju di Bogor. Kemudian setelah ditarik menuju di Bogor baru tim prasarana ini secara paralel akan melakukan pemeriksaan dan juga perbaikan seluruh prasarana di lokasi mulai dari jalur rel," tutur Vice President Komunikasi PT KCI Eva Chairunisa di lokasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai