Suara.com - Pasca anjloknya KRL 1722 di daerah Kebon Pedes, Kota Bogor pada Minggu (10/3/2019) perjalanan kereta sudah beroperasi kembali meski harus bergantian di satu jalur.
Kepala Daops 1 Jakarta PT KAI Dadan Rudiansyah mengatakan, bahwa saat ini kereta relasi Bogor - Jakarta atau sebaliknya sudah kembali beroperasi.
"Kereta pertama dari Stasiun Bogor tadi sudah berangkat tadi pukul 06.05 WIB. Yang digunakan baru satu jalur dari Bogor ke Jakarta secara bergantian," kata Dadan di lokasi anjlok, Senin (11/3/2019).
Untuk kereta yang melintas di lokasi anjlok, kecepatannya dibatasi 40 kilometer per jam. Hal itu dikarenakan masih banyak pekerja di lokasi.
"Kecepatan 40 kilometer per jam," tambahnya.
Dadan menyebut, saat ini pihaknya tengah memperbaiki listrik aliran atas (LAA) yang putus. Diperkirakan, perbaikan tersebut akan selesai hari ini sehingga kereta bisa melintas normal dua jalur.
"Ini tinggal listrik atas saja, kalau rel ada sedikit tadi. Ya sekitar 20 persen lagi perbaikan selesai," tutupnya.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Penampakan 3 Gerbong yang Anjlok Ditarik Kereta Penolong
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus