Suara.com - Seorang wanita asal Pinrang, Hana Nirwana (39) diduga membawa kabur uang Panai atau uang mahar pernikahan sebesar Rp 15 juta yang diberikan oleh kekasihnya sendiri guna melangsungkan pernikahan.
Akibatnya, Hana pun harus diamankan oleh Tim Crime Fighter Resmob Polres Pinrang.
"Wanita yang diamankan itu sebagai terlapor kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang Panai dan pelaku sudah kita amankan tadi pagi," kata Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Dharma Negara.
Pelapor yang juga merupakan calon suami Hana memang menjalin hubungan asmara dengan Hana. Antara pelapor dan terlapor pun memutuskan untuk menikah dan menyepakati uang mahar sebesar Rp 15,5 juta.
Selanjutnya, uang Panai atau uang mahar pernikahan itu di transfer melalui rekening orangtua Hana.
Namun, saat tanggal yang ditentukan disepakati, pihak mempelai wanita membatalkan acara itu secara sepihak dengan dalih orangtuanya belum tiba dari Arab Saudi, sehingga pesta pernikahan dijadwalkan kembali pada tanggal 7 Januari 2019.
Hanya saja, pada 3 Januari 2019 Hana justru menikah dengan laki-laki lain.
AKP Dharma Negara mengatakan, setelah mengetahui pernikahan terlapor dengan laki-laki lain, pelapor kemudian meminta uang Panai dikembalikan, namun tak kunjung dikembalikan sehingga masuk laporan.
"Pelapor mengalami kerugian, dimana terduga pelaku Hana tak mampu mengembalikan uang panai dari sang pelapor," kata AKP Dharma Negara.
Baca Juga: Reino Barack Beri Mahar Cincin dan Seperangkat Alat Salat kepada Syahrini
Kanit Resmob Polres Pinrang Bripka Aris mengatakan, terlapor diamankan di Kelurahan Lumpur, Kecamatan Bacukiki Kota Parepare.
"Terlapor diamankan tanpa perlawanan, dari interogasi yang dilakukan pelaku mengakui perbuatannya, terlapor saat ini diamankan di Mapolres Pinrang untuk menjalani proses hukum," kata Bripka Aris.
Berita ini sebelumnya dimuat Kabarmakassar.com jaringan Suara.com dengan judul berita "Wanita asal Pinrang Ini, Gelapkan Uang Panaik Rp15 Juta"
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka