Suara.com - Sudirman (51), pelaku penusukan di Halte TransjTesakarta BKN Cawang akan menjalani tes kejiwaan oleh polisi. Hal itu dilakukan lantaran motif yang ia lakukan tak masuk akal, yakni kesal melihat korban duduk dengan kaki diangkat satu keatas.
"Iya akan kita tes kejiwaannya," kata Kapolsek Kramatjati, Kompol Nurdin Arahman saat dikonfirmasi, Jumat (15/3/2019).
Nurdin mengatakan, Sudirman nampak sehat pada saat dibawa ke kantor polisi. Namun pria paruh baya tersebut terlihat agak sedikit stres.
"Dia kelihatannya sehat, cuma agak stres saja," ujar Nurdin.
Sudirman akan dikenakan Pasal 351 KUHP atas ulahnya itu. Namun, tak menutup kemungkinan Sudirman juga akan dikenakan Undang-Undang Darurat tentang kepemilikan senjata tajam.
Sebelumnya, Seorang pria bernama Sudirman nekat menikam seorang penumpang TransJakarta di Halte BKN Cawang, Jakarta Timur pada Kamis (14/3/2019).
Akibatnya, korban yang bernama Eric Sandy Marbun (28) mengalami luka pada bagian paha. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.25 WIB.
"Iya betul tadi ada penusukan," ujar Kapolsek Kramatjati Komisaris Nurdin Arahman.
Nurdin mengatakan, Sudirman memiliki traumatik pada orang yang duduk dengan mengangkat kaki. Saat itu, korban tengah menunggu bus di Halte BKN dengan posisi yang Sudirman benci.
Baca Juga: 4 Orang Tewas Akibat Pemadaman Listrik Nasional di Venezuela
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi
-
Buntut Hujan Deras, 39 RT di Jakarta Selatan Dikepung Banjir Setinggi 30 Sentimeter
-
Mahfud MD Beberkan 4 Isu Krusial Komisi Reformasi Polri: Posisi Kapolri hingga Penguatan Kompolnas
-
Kecelakaan Maut di Cilandak: Pemotor Tewas Usai Hantam JakLingko Depan Warung Bakso
-
Drama Aura Kasih Berlanjut, Berpeluang Dipanggil KPK Terkait Ridwan Kamil di Luar Negeri
-
Kabar Gembira! Lansia di Atas 75 Tahun yang Tinggal Sendirian Bakal Dapat Makan Gratis dari Kemensos
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?