Suara.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai, debat cawapres antara Maruf Amin dan Sandiaga Uno tidak seimbang. Ia menilai Maruf Amin lebih unggul ketimbang Sandiaga.
Bamsoet mengatakan, unggulnya Maruf Amin dalam debat lantaran banyaknya pengalaman Maruf Amin dalam hal pemerintahan.
"Justru saya melihat dalam tanda petik tidak seimbang karena mungkin jam terbang Pak Kyai Maruf lebih tinggi. Sementara Sandi ya kan sama seperti saya, relatif muda. Mungkin jam terbangnya masih terbatas," ujar Bamsoet di Gedung DPR RI, Senin (18/3/2019).
Bamsoet juga turut menanggapi adanya kertas yang dibawa Maruf Amin saat debat. Ia menyebut bahwa kertas tersebut bukan sebuah contekan, melainkan hanya daftar pertanyaan.
"Jadi informasi yang saya peroleh contekan itu dalam konteks pertanyaan, bukan jawaban. Jadi nggak salah juga beliau ingin bertanya secara struktural dan tepat sasaran. Maka diperlukan untuk melihat catatan," kata Bamsoet.
Selain mengomentari perihal contekan, Bamsoet juga mengomentari semua jawaban maupun pertanyaan yang disampaikan oleh Maruf Amin.
"Substansinya adalah apakah Pak Maruf menguasai materi atau tidak. Menurut penilaian saya beliau semalam sangat menguasai persoalan dan substansi dan pertanyaan-pertanyaan yang ada dijawab tuntas sesuai dengan wawasan yang dimilikinya," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD