Suara.com - Ketika Juru Bicara TKN Jokowi - Maruf Nusron Wahid asyik mengutarakan pendapat, tiba-tiba dipotong oleh pembawa acara Karni Ilyas. Alasannya: Nusron Wahid mendadak 'amnesia'.
Momen unik ini terjadi dalam acara Indonesia Lawyers Club TV One bertemakan 'OTT Romy, Ketua Umum PPP: Pukulan Bagi Kubu 01?' yang ditayangkan pada Selasa 19 Maret 2019.
Berawal ketika Nusron Wahid 'bernyanyi' mengatakan TKN Jokowi - Maruf yang menghargai setiap proses hukum, bukan malah menuding adanya kriminalisasi dan politisasi.
Dia juga mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mencokok Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuzy.
Tapi, Nusron Wahid mendadak lupa ketika menyebut kasus narkoba yang menyeret anggota BPN Prabowo - Sandi, Andi Arief, tidak pernah diangkat oleh ILC.
"Andi Arief ketika terkena kasus narkoba, ada nggak ILC yang mengatakan pukulan buat kubu 02?" tutur Nusron Wahid.
Mendengar pernyataan Nusron Wahid ini, Karni Ilyas pun langsung memotong sambil menunjuk: "Ada, Anda pelupa."
Sambil diiringi gelak tawa narasumber yang lain, Nusron Wahid pun berkilah kemudian meminta maaf: "Bukan pelupa. Tapi maaf, karena (ILC--RED) nggak ngundang saya."
"Saya pikir saya lebih tua dari Anda. Ternyata Anda lebih pelupa," ujar Karni Ilyas sambil tersenyum dan disambut tawa para narasumber lainnya.
Berikut videonya, saksikan di menit 5.03:
Seperti diketahui, ILC memang pernah mengangkat topik terkait penangkapan Andi Arief dengan judul "Andi Arief Terjerat Narkoba: Pukulan Bagi Kubu 02?" yang ditayangkan pada 5 Maret 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Andai Sekolah Tetap Masuk saat Karhutla, Ini Dampak Kabut Asap bagi Kesehatan Anak
-
Premanisme Berkedok Ormas Bayangi Kawasan Industri, Polda Jatim Bentuk Posko Lindungi Investasi
-
Sempat 'Panas', Erick Thohir Peluk Erat Shin Tae-yong di Senayan
-
Warga Malang Hadapi Harga BBM Baru: Pertalite Jadi Primadona, Antrean Mengular hingga Stok Ludes
-
5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik
-
Persib Bandung Lolos ke ACL Two, Igor Tolic Alihkan Fokus Lawan PSM Makassar
-
Mengenal Proses Terbentuknya Gunung Berapi dan Tipe Letusannya
-
Turun Gunung, BI Mau Ikut Atasi Kelangkaan Stok Cabai dan Bawang Merah
-
Jangan Ditunda Lagi! Cak Imin Desak DPR Segera Sahkan RUU Masyarakat Adat
-
Kapan Pemadaman Listrik Makassar Berakhir ? Ini Jawaban PLN