Suara.com - Tentara Malta berhasil mengambil kendali sebuah kapal tanker kecil yang dibajak sejumlah migran, yang diselamatkan di lepas pantai Libya, ungkap Pasukan Bersenjata Malta (AFM) dalam sebuah pernyataan, Kamis (28/3/2019).
Seorang saksi kepada Reuters mengatakan, kapal tanker tersebut sedang dikawal oleh kapal patroli menuju pelabuhan Valleta.
Sebanyak 108 migran diselamatkan dengan menggunakan kapal kargo Elhiblu 1. Mereka lantas membajak kapal tersebut setelah tahu bahwa kapal itu akan membawanya kembali ke Libya.
Wakil Perdana Menteri Italia, Matteo Salvini, pada Rabu (27/3) mengatakan bahwa Italia tidak akan membuka pelabuhannya untuk "para penjahat" yang melancarkan aksi pembajakan.
AFM mengaku telah berkomunikasi dengan kapten kapal saat kapal tersebut berada di 30 mil dari Malta.
"Kapten berulangkali menyatakan bahwa ia tidak memegang kendali atas kapal tersebut. Ia bersama kru dipaksa dan diancam oleh sejumlah migran untuk melanjutkan perjalanan menuju Malta," kata AFM.
AFM mengungkapkan salah satu kapal patrolinya menghentikan kapal yang memasuki perairan Malta dan tim operasi khusus kemudian dikerahkan untuk menaiki dan mengamankan kapal tersebut.
Tim khusus dilengkapi dengan dua pesawat pencegat cepat, sejumlah kapal patroli lainnnya dan satu helikopter.
Pihaknya mengatakan kapal tersebut kini dikawal menuju pelabuhan Valletta untuk diserahkan kepada kepolisan Malta guna penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Tertunda 2 Bulan, Sidang Korupsi Najib Razak Digelar Pekan Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas
-
Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei
-
Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump
-
Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa