Suara.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin menilai kubu Prabowo - Sandiaga hanya menyampaikan kampanye dengan cara marah-marah. Bahkan TKN Jokowi menilai kampanye Prabowo - Sandiaga penuh sandiwara.
Menurut Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding, pertarungan dalam pilpres yang akan dilaksanakan pada 17 April mendatang adalah memperebutkan suara bagi masyarakat yang belum menentukan pilihan.
"Yang pasti Jokowi Maruf menawarkan jalan Indonesia Maju yang penuh optimisme. Bukan seperti kubu sebelah Prabowo-Sandiaga yang isinya cuma marah-marah dan penuh sandiwara," ujar politikus PKB itu dalam siaran persnya, Senin (8/4/2019).
Sebelumnya, Karding juga menilai kriteria massa kampanye Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tak berkembang. Prabowo - Sandiaga terus andalkan sosok Rizieq Shihab sebagai pemancing massa. Hal itu menyebabkan massa kampanye Prabowo - Sandiaga tidak bertambah.
"Massa Prabowo-Sandiaga tidak berkembang, hanya mengandalkan pada massa yang digerakkan fitur Rizieg Shihab. Bisa dikatakan bahwa massa Prabowo - Sandiaga itu-itu saja," ujar Karding.
Kampanye akbar pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dimeriahkan dengan zikir hingga selawat badar yang dilantunkan oleh puluhan ribu massa pendukung, Minggu (7/4/2019).
Usai shalat tahajud dan salat subuh berjamaah, puluhan ribu massa melaksanakan zikir dan doa bersama di SUGBK sejak pukul 05.15 WIB.
Puluhan ribu massa berpakaian serba putih memadati seluruh lapangan SUGBK, arus lalu lintas orang tersendat karena menumpuknya jumlah massa. Tidak hanya di lapangan massa yang terdiri dari perempuan dan laki-laki ini juga memadati tempat duduk SUGBK yang berkapasitas 75 ribu orang tersebut.
Latunan zikir dan selawat badar bergema secara berganti-gantian, dipimpin oleh para tokoh agama yang tergabung dalam Ijtimak ulama Alumni 212.
Baca Juga: Andalkan Rizieq Shibab, TKN Jokowi Kritik Massa Prabowo Tak Berkembang
Selain zikir, doa dan selawat, acara kampanye akbar juga diisi oleh orasi sejumlah tokoh dan ulama yang hadir seperti Habib Syekh Bin Abdulqodir Assegaf (zikir), K.H Syuqron Makmun (tausiah), Habib Hanif (orasi).
Pukul 07.05 WIB massa bersiap untuk mendengarkan ceramah dari Ustadz Bakhtiar Nasir (UBN). Dalam orasinya UBN meminta massa menyalakan videonya untuk merekam setiap kegiatan yang berlangsung di SUGBK ini.
Hingga berita ini diturunkan, massa terus berdatangan memadati SUGBK, massa berdiri dan duduk di kursi stadion. Selain itu, di luar stasiun juga dipadati massa dari berbagai penjuru.
Selain dipadati oleh massa kampanye, juga ribuan atribut kampanye seperti bendera partai politik, dan atribut lainnya menghiasi SUGBK.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Suhendra Ratu Prawiranegara meyakini jumlah pendukung Prabowo-Sandiaga yang datang lebih dari 1 juta orang.
Pemilihan Presiden 2019 diikuti oleh dua pasang calon. Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Berita Terkait
-
Andalkan Rizieq Shibab, TKN Jokowi Kritik Massa Prabowo Tak Berkembang
-
Warganet Bingung Ada 'Muhammad' di Nama Prabowo
-
Kampanye Jokowi - Maruf Amin di Ternate Sepi, Tapi Berharap Menang
-
30.000 Orang Kumpul Ikut Kampanye Jokowi di Kupang, NTT
-
Pedagang di Mekkah Punya Kaus Gambar Prabowo, Umi Pipik Berdecak Kagum
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan