Suara.com - Maskapai penerbangan asal Amerika Serikat, Southwest Airlines akan memperpanjang penangguhan penerbangan yang menggunakan Boeing 737. Perpanjangan pembatalan dengan pesawat jenis ini berlangsung hingga 7 Juni 2019.
Dikutip dari Reuters, disebutkan bahwa pada Senin (8/4/2019) melalui situs resmi Southwest.com, dilakukan penangguhan penerbangan secara global setelah dua kecelakaan maut yang melibatkan pesawat Boeing 737 Max 8 selama lima bulan terakhir,
Dalam keterangan resminya, Southwest Ailrlines meminta penumpang yang terkena dampak untuk menyesuaikan rencana perjalanan mereka. Pihaknya juga meminta maaf karena dilakukannya penangguhan penerbangan menggunakan Boeing 737 Max 8.
"Semua pesawat Boeing MAX 8 telah dihapus dari jadwal kami hingga 7 Juni 2019. Jadwal kami yang disesuaikan sudah diberlakukan di Southwest.com," jelas Southwest Airlines melalui keterangan resmi.
Sebelumnya, Southwest Airlines hanya membatalkan penerbangan hingga 20 April. Untuk diketahui, Southwest merupakan maskapai yang banyak mengoperasikan pesawat Boeing 737 MAX 8.
"Putusan ini akan berdampak pada jalur Mei, namun sekarang setelah keputusan dibuat, kami bisa menyusun jadwal penerbangan sebelumnya, dengan harapan untuk meminimalkan gangguan sehari-hari," kata Asosiasi Pilot Maskapai Southwest Airlines dalam nota bersama seperti dikutip dari Reuters, Senin (1/4/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap