Suara.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) menargetkan massa pendukung Jokowi - Maruf Amin yang hadir pada kampanye akbar Capres dan Cawapres nomor urut 01 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu (13/4) mendatang, lebih banyak dari pendukung paslon Prabowo - Sandiaga.
Wakil Ketua TKN Jokowi - Ma'ruf, Moeldoko menargetkan massa pendukung yang hadir nantinya akan mengular hingga ke Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Namun, Moeldoko tidak mau menyebut target pendukung yang akan hadir.
"Saya sarankan Anda hitung sendiri lah. Bukan hanya GBK bos, sampai Thamrin," ujar Moeldoko di Rumah Aspirasi Jokowi - Ma'ruf Amin di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/4/2019).
Mantan Panglima TNI ini menerangkan, pihaknya sudah mempersiapkan konsep kampanye akbar Jokowi - Ma'ruf di hari terakhir kampanye sebelum pencoblosan.
"Ya, sudah kita siapkan dengan baik," ungkapnya.
Kampanye akbar Jokowi - Ma'ruf Amin akan digelar di hari terakhir massa kampanye terbuka pada Sabtu (13/4/2019). Kampanye akbar tersebut direncanakan akan dihadiri oleh sejumlah seniman dan musikus.
Pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno telah lebih dulu menggelar kampanye akbar di SUGBK pada Minggu (7/4) kemarin. Pihak Prabowo mengklaim massa yang hadir ketika itu berjumlah lebih dari satu juta orang. Namun jumlah tersebut diragukan sejumlah pihak dari TKN Jokowi - Ma'ruf Amin, salah satunya Moeldoko.
"Dari Hong Kong satu juta. Dari mana? Lihat aja TV-nya dengan baik ya. 'Berapa jumlah kita?' Ada yang nyeletuk satu juta. Bicaranya satu juta pun sambil tolah-toleh," tutur Moeldoko.
"Saya kan orangnya cermat, saya melihat gerak-gerik. Saya cermati satu per satu itu. Jangan coba-coba sama gua," Moeldoko menambahkan.
Baca Juga: Pose Dua Jari, 7 Petugas Lapas Kelas 1 Semarang Dimutasi ke Nusakambangan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar