Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto sempat bertanya kepada ratusan ribu pendukungnya apakah ada yang mendapatkan imbalan uang saat menghadiri kampanye akbar yang digelar di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sumatera Selatan, Senin (9/4/2019), hari ini.
Sambil berguyon, Prabowo pun menyebutkan sangat terlalu jika panitia acara ini tak memberikan uang kepada masyarakat yang sudah hadir di kampanye akbar.
"Kalian berhimpitan di sana. Dikasih uang tidak. Kalian tidak dikasih uang? Terlalu. Memang uangnya tidak ada," kata Prabowo berguyon.
Dalam pidatonya, Prabowo pun menitipkan pesan di hadapan ratusan ribu pendukungnya di Palembang. Dia pun tak menyoal jika ada serangan fajar dengan memberikan uang kepada masyarakat jelang tahap pencoblosan Pilpres pada 17 April 2019 mendatang.
Malah, Prabowo menyuruh agar warga menerima uang tersebut, asal tetap menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani saat mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS).
"Terima saja (uang). Itu uang rakyat Indonesia. Enggak usah utang budi. Yang penting pada 17 April ini coblos sesuai hati nuranimu," tegas dia.
Lebih lanjut, Prabowo berharap masyarakat bisa berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara terkait Pilpres tahun ini.
"Kalau saudara coblos presiden nomor urut 02, maka di legislatif, pilih antara Koalisi Adil Makmur karena mereka sama berjuang bersama kami. Tanpa mereka saya tidak bisa jadi capres. Pilih sesuai dengan hati nurani anda seperti apa," kata dia.
Baca Juga: Isu Biksu Gadungan di Kampanye Prabowo - Sandiaga, TKN: Kampanye Sandiwara
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
-
Kampanye di Palembang, Prabowo: Saya Sumpek di Jakarta Banyak Orang Munafik
-
Soal Gebrak-gebrak Podium, Fadli Zon: Gaya Prabowo Selevel Bung Karno
-
Biksu Hadir di Kampanye Prabowo, Kubu Jokowi: Mana Ada Biksu Enggak Gundul
-
Jokowi dan Istri Lempar Kaos dari dalam Mobil, Warga Karawang: Love You Pak
-
Target Menang 60 Persen di Karawang, Ma'ruf Amin Bakar Semangat Pendukung
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?