Suara.com - Rosmah Mansor, istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Rabu (10/4/2019) hari ini diadili atas tuduhan menerima suap proyek tenaga surya di ratusan sekolah di pedesaan Sarawak.
Mantan Ibu Negara Malaysia itu dituduh menerima suap 5 juta ringgit Malaysia atau sekitar 1,22 juta dolar AS dari Jepak Holdings Saidi Abang Samsuddin pada 20 Desember 2016, seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (10/4/2019).
Uang itu disebut sebagai bujukan agar Romsah membantu Jepak Holdings meraih proyek yang melayani 369 sekolah, melalui negosiasi langsung dengan kementerian pendidikan. Proyek itu sendiri bernilai 1,25 miliar ringgit Malaysia, menurut The Star.
Setelah tuduhan dibacakan, Rosmah, yang mengenakan baju kurung hijau dan selendang, tampak mengangguk, menunjukkan bahwa dia mengerti. Namun dia kemudian mengaku tidak bersalah.
Perempuan berusia 67 tahun itu didakwa berdasarkan Bagian 16 (A) (a) Undang-Undang Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC). Ia pun terancam dihukum hingga 20 tahun penjara dan denda 10.000 ringgit Malaysia atau lima kali lipat dari nilai suap, tergantung mana yang lebih berdasarkan hasil persidangan.
Pada hari Rabu, wakil jaksa penuntut umum mengusulkan agar jaminan ditetapkan sebesar 1 juta ringgit Malaysia dengan satu jaminan.
Namun, pengacara Rosmah membalas.
“Jumlahnya terlalu tinggi. Dia adalah ibu rumah tangga penuh waktu," kata pengacara Rosmah seperti dikutip The Star.
Hakim kemudian mengatakan bahwa uang jaminan dari kasus Rosmah sebelumnya akan dipertahankan. Kasusnya akan diputuskan pada 10 Mei di Pengadilan Tinggi.
Baca Juga: Puluhan Muslim Rohingya Kembali Ditemukan di Pesisir Malaysia
Pada 15 November tahun lalu, Rosmah mengaku tidak bersalah atas dua tuduhan meminta 187.5 juta ringgit Malaysia dan menerima 1.5 juta ringgit Malaysia untuk proyek sekolah di Sarawak.
Berita Terkait
-
Lewat Ajang Lomba Balap, Malaysia Berhasil Tarik Ribuan Wisatawan Indonesia
-
Puluhan Muslim Rohingya Kembali Ditemukan di Pesisir Malaysia
-
3 WNI Tewas Dalam Kecelakaan Bus Dekat Bandara Kuala Lumpur Malaysia
-
Niatnya Buka 'Pub Halal' Viral, Pria Ini Malah Dihujat
-
Ada Rendang 'Malaysia' di Stadion Baru Tottenham, Netizen Indonesia Geram
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Mahfud MD Geram Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak WNA, Setuju Sanksi Cabut Beasiswa
-
Jaksa Tetap Tuntut Marcella Santoso 17 Tahun Penjara Terkait Kasus Suap Minyak Goreng
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia
-
BEM se-DIY Gelar Aksi Damai di Malioboro, 400 Personel Polisi Siaga Humanis
-
DPR Sebut Tragedi di Kawasan IMIP Alarm Nasional, Desak Evaluasi Total Tata Kelola Lingkungan
-
Desakan Tarik Brimob dari Pengamanan Sipil Menguat, Polri: Ini Ulah Individu, Bukan Struktural
-
Karier Alex Noerdin: Dari Anak Tentara Hingga Gubernur Sumsel
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia