Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menceritakan banyak sumbangan yang diberikan pendukung karena mengetahui dirinya yang tidak punya uang banyak untuk berkampanye. Bahkan, dirinya pernah diberikan sebotol air mineral oleh pendukungnya.
Cerita itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam acara deklarasi Aliansi Advokat Indonesia Bersatu di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (11/4/2019). Awalnya Prabowo mengungkapkan banyak pendukungnya yang menyumbangkan uang dengan berbagai jumlahnya.
"Kami paket hemat, nggak ada uang. Tapi ternyata yang mengharukan, wong cilik, orang kecil lempar uang ke saya. Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, luar biasa. Jadi bukan jumlahnya, tapi ingin bersatu, berjuang bersama," kata Prabowo.
Kemudian Prabowo menceritakan saat dirinya menghadiri acara Kampanye Akbar Prabowo - Sandiaga di Stadion GBK beberapa waktu lalu. Kata mantan Danjen Kopassus itu, pendukung yang hadir tidak ada yang diberikan uang sepeser pun, malah kondisinya terbalik.
Para pendukung yang hadir malah kompak memberikan sumbangan untuk dana kampanye Prabowo - Sandiaga. Malah ada seorang pendukung yang melemparkan sebotol air mineral kepadanya yang berada di atas panggung.
"Bahkan rakyat dia lempar Aqua ke saya. Dia kira capres nggak bisa punya Aqua. Tapi bukan itu, bagi dia, dia bangga bisa kasih sesuatu kepada pemimpinnya," ujarnya.
Besarnya dukungan dari masyarakat, apalagi ditambah dengan menyumbang dana kampanyenya, membuat Prabowo optimis mampu memimpin demi mengubah kondisi bangsa. Bahkan kata dia, sehari sebelumnya ada beberapa pedagang pasar yang menghampiri rumahnya untuk memberikan uang kepadanya.
"Tadi malam, jam 10 malam, ibu-ibu pedagang pasar dari Kebayoran Lama datang ke Kertanegara membawa Rp 100 juta. Pedagang pasar. Mungkin dia kumpulkan dari berapa ratus pedagang, ibu-ibu. Saya terima," tuturnya.
"Jadi, saya bangga, optimis, saya merasa bisa berbuat sesuatu," pungkasnya.
Baca Juga: Ini Jadinya Kalau Pendukung Jokowi dan Prabowo Nikah, Undangannya Unik
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan