Suara.com - Ribuan orang yang mendatangi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), ternyata tak hanya bermaksud mengikuti kampanye akbar Konser Putih Bersatu Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin, Sabtu (13/4/2019) sore.
Kampanye itu juga ternyata menjadi ajang reunian tetangga. Dina dan suaminya misalnya, adalah satu di antara ribuan orang yang mendatangi GBK, Sabtu sore, sengaja datang untuk reuni bersama tetangganya.
Saat ditemui di pintu utama GBK, Dina dan suami berdiri santai di depan mobil patroli polisi menunggu tetangganya yang sedang berada di dalam Stadion Utama GBK.
"Saya datang cuma mau reunian sama tetangga, sambil meramaikan GBK," kata Dina tersenyum.
Dina mengatakan, ada sekitar 20 orang mantan tetangganya dari Bekasi yang datang menghadiri Konser Putih Bersatu di GBK. Ia dan suami juga sudah terdaftar sebagai peserta Konser Putih Bersatu.
Wanita berbadan tambun ini berangkat dari BSD menggunakan sepeda motor sekitar pukul 16.30 WIB, tiba di GBK sekitar pukul 17.10 WIB.
"Sengaja datang terlambat karena rada malas juga ramai begini orang yang datang, mana bisa masuk," katanya.
Padatnya massa yang datang ke GBK membuat Dina enggan melanjutkan masuk ke dalam stadion dan lebih memilih untuk melihat-lihat dari luar GBK.
"Mau masuk susah, tetangga saya saja sekarang ada di dalam GBK susah keluarnya," ujar Dina.
Baca Juga: Di Konser Putih Bersatu, Angel Karamoy Pakai Helm sambil Baca Pantun
Sudah dua tahun Dina tinggal di BSD, sebelumnya tinggal di Bekasi. "Tetangga lama sudah seperti keluarga, jadi suka kumpul dan reunian, silaturahmi lah," Dina mengungkapkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba
-
Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri
-
Kasus Riset Palsu di Denmark, Mendiktisaintek Temukan Dugaan Pencatutan Nama Kampus
-
Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung
-
Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik
-
Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?
-
Pledoi Nadiem Makarim: Di Swasta Jujur Dihargai, di Pemerintah Kelugasan Dianggap Sombong
-
Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi
-
Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi