Suara.com - Puluhan relawan Golkar Jokowi (GoJo) rela hujan-hujanan saat menggelar nonton nonton bareng debat Pilpres terakhir di Kantor DPD Golkar, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4/2019). Mereka terlihat antusias menunggu debat sampai selesai.
Berdasarkan pantauan suara.com, beberapa orang yang menyaksikan debat capres melalui layar raksasa yang disediakan Partai Golkar terlihat tetap bertahan di halaman tengah meski hujan turun pada segmen kedua debat.
Beberapa di antara mereka yang mayoritas terdiri dari Ibu-ibu ini bertahan di depan layar dengan payung dan kertas seadanya.
"Kami mau lihat Pak Jokowi sampai habis, enggak masalah hujan-hujanan," kata Siti (50) kepada Suara.com, Sabtu (13/4/2019).
Dia mengaku langsung merapat ke Kantor DPP Golkar setelah mengikuti kampanye terakhir paslon 01 Joko Widodo - Maruf Amin di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, tadi siang.
"Saya setiap debat selalu nonbar kesini, lebih asik rame-rame," jelasnya.
Untuk diketahui, debat pamungkas Pilpres 2019 ini mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi, Perdagangan dan Industri.
Debat tersebut akan diikuti seluruh peserta pilpres, yakni Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi - Maruf Amin dan Capres serta Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Dua moderator yang ditunjuk KPU untuk memandu debat tersebut ialah jurnalis senior Tomy Ristanto dan jurnalis TvOne Balques Manisang.
Baca Juga: Selesai Debat Kelima Pilpres, Jokowi Langsung ke Makkah Arab Saudi
Berita Terkait
-
Partai Demokrat Ngamuk! Prabowo Dinilai Salahkan SBY saat Debat Pilpres
-
Petinggi Demokrat Walk Out Setelah Prabowo Salahkan Presiden Sebelum Jokowi
-
Jokowi: Potensi Industri Games Sangat Besar Capai Rp 12 Triliun
-
Jokowi Tanya Soal e-Sport, Prabowo - Sandiaga Senyum-Senyum
-
Debat Sengit Prabowo vs Jokowi soal Kebocoran Penerimaan Pajak
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT