Suara.com - Pasangan nomor urut 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin menang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 012, Guntur, Jakarta Selatan. TPS ini merupakan lokasi pemungutan suara 36 tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Dari 215 surat suara, termasuk 36 tahanan KPK, Jokowi menang dengan 127 surat suara. Sementara, pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, hanya memperoleh 85 suara.
Dalam TPS ini, ada tiga surat suara yang dinyatakan tidak sah lantaran 2 karena sobek dan 1 tidak tercoblos.
"Hasil suara pemungutan capres 01 mendapatkan 127. Capres 02 mendapatkan 85, suara tidak sah 3, jumlah total 215," kata Ketua KPPS 012, Kelurahan Guntur, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan, hanya sekitar 36 tahanan yang telah menggunakan hak pilihnya di TPS 012.
"Total tahanan yang menggunakan hak pilih 36 orang dari total 63 yang tercatat," kata Febri di Gedung KPK.
Febri merinci dari total yang mencoblos, di antaranya 10 tahanan di Rutan KPK Cabang C-1 gedung KPK lama yang telah mencoblos. Kemudian, dari 26 tahanan di Rutan Pomdam Jaya Guntur, hanya 21 tahanan yang memberikan hak suaranya.
"Untuk tahanan di Rutan K4 (Gedung Merah Putih KPK) hanya 5 tahanan perempuan nyoblos. Semua tahanan pria tidak ada yang menggunakan hak pilih, tercatat 22 orang," ungkap Febri.
Untuk diketahui, setidaknya ada sekitar 168 tahanan KPK secara keseluruhan. Namun, sebanyak 105 lainnya melakukan pencoblosan di rumah tahanan lain seperti, Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Di TPS Amien Rais, Surat Suara Prabowo Tercoblos Tanpa Tanda Tangan KPPS
Berita Terkait
-
Klaim Menang, Prabowo Sujud Syukur Tapi Tanpa Sandiaga Uno
-
Gundul Massal, Pendukung Jokowi: Cara Murah Marhenis Rayakan Kemenangan
-
Di TPS Menantu Mencoblos, Jokowi Menang Tipis dari Prabowo
-
Jokowi Menang, Suara Prabowo Nyungsep di Rutan Ahmad Dhani
-
Jokowi - Ma'ruf Amin Menang di TPS Tempat Ratna Sarumpaet Nyoblos
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI