Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan kondisi Indonesia tetap kondusif pasca Pileg dan Pilpres 2019.
Hal ini dikatakan Jokowi guna menjawab kekhawatiran pengusaha-pengusaha yang takut adanya keributan pasca Pemilu.
"Takut apa nggak wong kita santai semua kaya gini gimana sih, nggak ada (chaos)," ujar Jokowi di Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (20/4/2019).
Jokowi meminta, usai Pilpres masyarakat agar kembali ke kehidupan sehari-hari dan bersama-sama membangun Indonesia serta melupakan perbedaan politik saat Pemilu 2019.
"Kita semuanya kembali pada kehidupan sehari-hari kita kembali bekerja keras kembali membangun negara ini. Sudah. Perbedaan pilihan biasa dalam pesta demokrasi," kata dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga meminta masyarakat Indonesia menunggu hasil resmi Pileg dan Pilpres 2019.
"Kehendak rakyat sudah ditentukan 17 April yang lalu sekarang kita nunggu penghitungan resmi dari KPU," tandasnya.
Baca Juga: Akhir Pekan, Jokowi Makan Nasi Padang Bareng Erick Thohir dan Wishnutama
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
KPK Bongkar Alur Jual Beli Kuota Haji Khusus: Siapa 'Main' di Balik 20.000 Kuota Tambahan?
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain
-
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?
-
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
-
Investigasi Ungkap 'State Capture Corruption' Industri Rokok, Eks Pejabat Jadi Komisaris
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian
-
Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah
-
Nama Jokowi Diseret dalam Kasus Kuota Haji Gus Yaqut, PSI Kasih Pembelaan
-
Dasco Ungkap Alasan Gerindra Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen: Ini Soal Partisipasi Rakyat