Suara.com - Kapitra: Jokowi Menang, Saya Jemput Habib Rizieq
Politikus sekaligus caleg PDIP menegaskan, dirinya bakal menjemput pentolan FPI Muhammad Rizieq Shihab di Arab Saudi untuk pulang ke Indonesia, begitu Capres nomor urut 1 Jokowi dinyatakan KPU sebagai pemenang Pilpres 2019.
Untuk diketahui, sebelum bergabung dengan PDIP, Kapitra sebelumnya dikenal sebagai pengacara Rizieq Shihab.
Ia mengungkapkan, suasana kebatinan Habib Rizieq kekinian tengah dirundung kekecewaan. Karena jagonya dalam Pilpres 2019 diprediksi bakal kalah.
Sebab, berdasarkan hasil hitung cepat 12 lembaga survei, perolehan suara Capres Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno masih berada di bawah Jokowi – Maruf Amin.
"Saya juga lebih dulu membangun kesepakatan dengan partai saya, maupun dengan kelompok Pak Jokowi. Kalau Pak Jokowi menang, saya harus jemput Habib Rizieq dan peluang untuk Habib Rizieq ada pada saya dan kelompok di TKN ini. Saya akan jemput nanti, jadi Habib Rizieq tak usah khawatir," kata Kapitra di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).
Kapitra mengatakan, juga sudah melakukan komunikasi kepada pihak terkait dalam pemulangan Habib Rizieq kalau Jokowi - Maruf terpilih sebagai presiden dan wakil presiden. Namun begitu, belum ada keputusan apa-apa lantaran masih dalam musyawarah.
Kapitra belum memastikan, apakah Habib Rizieq akan mengubah arah dukungannya, kalau Jokowi – Maruf terpilih dan Habib Rizieq dijemput oleh Kapitra.
"Saya ingin memberikan ruang pada Habib Rizieq untuk membuktikan, bahwa pilpres ini betul-betul dimenangkan oleh Jokowi – Maruf," kata Kapitra.
Baca Juga: Nia Ramadhani Jadi Sosialita, Ardi Bakrie: Dia Nggak Boros Sama Sekali!
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional