Suara.com - Karangan bunga ucapan selamat kepada Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin yang sementara unggul perolehan suara Pilpres 2019 veri 12 lembaga survei, membanjiri kompeks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/4/2019) malam.
Bunga-bunga tersebut disandarkan di pagar kawasan istana. Karangan bunga ucapan selamat tersebut berasal dari pribadi, komunitas, hingga organisasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Tak hanya itu, banyak tulisan pesan dalam karangan bunga itu yang bernada lucu. Misalnya, ada karangan bunga bertuliskan pesan:
"Selamat Atas Terpilihnya Bapak Jokowi Maruf Amin Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024. Warga Negara Indonesia yang Tidak Mau Menjadi Warga Negara Kertanegara.”
Ada pula karangan bunga milik pengirim dari Arab Saudi yang menyindir penyataan Prabowo mengenai prediksi Indonesia bubar pada 2030.
"Bersama Jokowi – Amin 2019-2024. Indonesia Makin Maju. Cebong-cebong gemesin di United Arab Emirates yang suka gelar tiker sambil ngelamun di taman. Haqul Yaqin Indonesia 2030 Gak Akan Bubar".
Selain itu, ada juga karangan bunga ucapan selamat dari ”Komunitas Buibu Ngarep Ngobrol, Wefie Bareng Jokowi, Iriana & Jan Ethes.”
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, karangan bunga ucapan selamat tersebut berasal dari masyarakat.
Ia menuturkan tidak ada larangan masyarakat mengirim ucapan yang ditujukan kepada Jokowi, asal tidak mengganggu ketertiban umum.
Baca Juga: Petugas KPPS Meninggal Dunia Bertambah Jadi 144, Komisioner KPU Nangis
"Kalau itu (karangan bunga ucapan selamat) dari masyarakat, silakan saja, yang penting tertib. Jangan nanti malah mengganggu ketertiban umum," kata Moeldoko di Istana Kepresidenan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis