Suara.com - Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin yang juga Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Diaz Hendropriyono menilai, pemilih dari keluarga TNI, Polri merupakan pemilih yang sudah menentukan pilihannya ke Partai Gerindra dan memilih Prabowo.
Karenanya, ia memaklumi jika suara pasangan nomor urut 02 Calon Presiden Prabowo Subianto - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno lebih unggul dibanding pasangan nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin.
"Memang secara tradisional pemilih dari keluarga TNI Polri itu biasanya pemilih Gerindra, jadi itu hal yang bisa dimaklumi lah. Karena termasuk juga partai kita PKPI adalah partai yang bersinggungan dengan Gerindra kebetulan dari dulu," ujar Diaz di Rumah Aspirasi, Jakarta Kamis (25/4/2019) malam.
"Karena ketua umumnya sudah mengalihkan suara ke pak Jokowi. Jadi mungkin ada massa tradisional kita dari PKPI masuk juga ke Gerindra dan memilih pak Prabowo," sambungnya.
Pernyataan Diaz menyusul perolehan suara pasangan nomor urut 01 Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang kalah di TPS Komplek Paspampres, Kramat Jati.
Putra mantan Kepala BIN AM Hendropriyono itu menilai kalahnya suara Jokowi di kompleks Paspampres merupakan fenomena yang bisa dimaklumi.
"Sekali lagi menurut saya, itu sebuah fenomena yang bisa dimaklumi, karena memang secara tradisional pemilihnya adalah masyarakat memang dari daerah itu," tandasnya.
Diketahui, Capres dan Cawapres nomor urut 01 Jokowi – Maruf Amin kalah telak dari sang rival, Prabowo – Sandiaga di banyak TPS yang berada dalam komplek perumahan Paspampres.
Komplek Paspampres berada di Kelurahan Kampung Tengah, Kramatjati, Jakarta Timur. Terpantau dari Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU, Prabowo – Sandiaga menang di 8 TPS dan Jokowi - Maruf Amin hanya unggul di 1 TPS.
Baca Juga: Update Real Count KPU Jumat Pagi: Jokowi 56,07% - Prabowo 43,93%
Partai Gerindra melalui akun Twitter resminya menilai, kondisi itu menunjukan keluarga Paspampres lebih menginginkan Prabowo – Sandiaga.
"Ternyata keluarga Paspampres lebih menginginkan Prabowo – Sandiaga. Setelah dicek ke website KPU, berita ini benar adanya. Jika tidak salah alamatnya," tulis admin akun Twitter @Gerindra, Selasa (23/4/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
-
Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan
-
12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta