Suara.com - Kantor Distrik Nunggawi, Kabupaten Tolikara, Papua dibakar oleh sekelompok massa pada Kamis (25/4/2019) sore. Kejadian tersebut berawal dari keributan antara simpatisan calon anggota legislatif yang tengah memperebutkan suara di DPRD Kabupaten Tolikara.
Seperti diberitakan Antara, awalnya Ketua Panitia Pemilihan Daerah (PPD) Distrik Nunggawi bersama Panwas Distrik Nunggawi membawa kabur dokumen Pileg 2019 berupa form C1, pada Minggu (21/4/2019). Dokumen itu kemudian diserahkan kepada salah satu caleg yang hingga kini posisinya tidak diketahui.
Masa simpatisan Caleg dari Partai Demokrat dan Partai Nasdem di Kabupaten Tolikara, Papua kemudian saling bentrok yang berbuntut pada pembakaran kantor Distrik Nunggawi Kabupaten Tolikara, Kamis (25/4/2019) sore.
Terkait itu, Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan kasus pembakaran kantor distrik Nunggawi di Kabupaten Tolikara tengah ditangani oleh pihaknya.
“Kasusnya masih dalam penyelidikan dan saat ini perwira pemantau wilayah (pamatwil) masih berada di Karubaga, ibu kota Kabupaten Tolikara,” kata Sormin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu