Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku masih menunggu kesediaan rivalnya di Pilpres 2019, Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin untuk bertemu. Sandiaga menyebut ingin berbincang khusus dengan Ketua MUI itu.
"Belum, saya belum dapat waktu dari beliau. Saya sudah delapan bulan nunggu waktu (dari Maruf Amin)," ujar Sandiaga di kediamannya, Jalan Jenggala II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (4/5/2019).
Menurut Sandiaga, hingga saat ini Maruf Amin belum memiliki waktu luang. Sehingga cawapres pendamping Jokowi itu belum sempat menemui Sandiaga.
Selain itu, mantan Wagub DKI Jakarta ini menyebut dirinya juga memiliki kesibukan, sehingga belum memiliki waktu yang pas untuk bertemu.
"Beliau memang belum memiliki waktu, sibuk. Saya kebetulan juga turun banyak ke daerah," kata dia.
Sandiaga memastikan pertemuan dengan Maruf tidak akan melalui perantara Ustadz Yusuf Mansur.
Sandiaga menyebut, ada 17 orang pihaknya yang mencoba menghubungi Ma'ruf untuk menjadwalkan waktu pertemuan dengan Maruf.
"Banyak sekali, mungkin ada 17 orang yang mencoba," kata dia.
Bahkan dirinya sudah berkomunikasi langsung dengan Ma'ruf, namun Ma'ruf belum memiliki waktu untuk bertemu Sandiaga.
Baca Juga: Relawan Tumpengan, Ada Baliho Prabowo - Sandiaga Presiden Wapres 2019-2024
"Tapi saya kan bisa berhubungan langsung dengan pak Yai (Kyai Ma'ruf), pak Kyai belum menyediakan waktu. Nanti kita coba cari waktu yang pas," tandasnya.
Berita Terkait
-
Jasad Petugas KPPS Gugur di Pemilu 2019 Bisa Diautopsi, Asal...
-
Jokowi Sapu Bersih Semua Kecamatan di Jombang, Saksi Prabowo Mengakui
-
Petisi 28 Minta Aparat Hukum Usut Dana Kampanye Jokowi, Ada Apa?
-
Real Count KPU Sabtu Pagi: Jokowi 56,11% - Prabowo 43,89%
-
Rayuan Infrastruktur Tak Mempan, Suara Jokowi Ambles di Sukabumi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal