Suara.com - Kepala Badan Kepegawain (BKD) DKI Jakarta Chaidir mengatakan ada perubahan waktu jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI. Mereka sudah diperbolehkan pulang pukul 14.00 WIB.
Chaidir mengatakan bila pada hari biasa ASN masuk kantor pada pukul 08.00 WIB dan pulang pada pukul 16.00 WIB. Pada bulan Ramadan ini jam kerja ASN dimajukan dari pukul 07.00 hingga pukul 14.00 WIB atau bekerja selama 8 jam.
"Bergeser jam kerja saja ketika yang administratif, jam kerjanya hari Senin sampe Kamis masuk jam 7.00 pagi pulang jam 14.00. Hari jumat masuk pukul 07.00 pulang pukul 14.30 WIB," kata Chaidir saat dikonfirmasi, Senin (6/5/2019).
Chaidir menambahkan pada puasa pertama hari ini semua ASN di Pemprov DKI masuk seperti biasa, tidak ada yang bolos atau berhalangan kerja.
"Masuk normal bagus semua. Nggak ada yang berhalangan, Terlambatnya nggak terlalu banyak, enggak signifikan, normal lah nggak ada alasan puasa malas," jelasnya.
Untuk diketahui, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin telah menandatangani Surat Edaran (SE) Nomor 394 Tahun 2019 tentang Penetapan Jam Kerja pada Bulan Ramadan 1440 H.
Dalam surat tersebut mengatur jumlah jam kerja efektif bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima atau enam hari kerja selama Ramadan minimal 32,5 jam per minggu.
Berikut rincian aturan jam kerja ASN berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 394 Tahun 2019 tentang Penetapan Jam Kerja pada Bulan Ramadan 1440 H:
1. Instansi Pemerintah yang Memberlakukan 5 Hari Kerja
Baca Juga: Prabowo Panjatkan 2 Doa di Awal Puasa ke Netizen, Apa Isinya?
a. Hari Senin sampai dengan Kamis: Pukul 08.00 – 15.00
Waktu Istirahat: Pukul 12.00 -12.30
b. Hari Jumat : Pukul 08.00 – 15.30
Waktu Istirahat: Pukul 11.30 – 12.30
2. Instansi Pemerintah yang Berlakukan 6 Hari Kerja
a. Hari Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu : Pukul 08.00 – 14.00
Waktu Istirahat: Pukul 12.00 – 12.30
b. Hari Jumat : Pukul 08.00 – 14.30
Waktu Istirahat : Pukul 11.30 – 12.30.
Berita Terkait
-
Prabowo Panjatkan 2 Doa di Awal Puasa ke Netizen, Apa Isinya?
-
Anies Janji Selama Ramadan Ormas Tak Akan Sweeping Tempat Hiburan Malam
-
Hari Pertama Puasa, Warganet Buat Cuitan Kocak Pakai Hashtag JokePuasaLawas
-
Puasa Hari Pertama, Jawa Tengah Diprediksi Cerah Berawan
-
Ramadan Telah Tiba, Ini Lima Pemain Asing Liga 1 2019 yang Turut Berpuasa
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS