Suara.com - Seorang kakek ditemukan tak bernyawa saat menjalani salat Isya sebelum salat Tarawih hari pertama Ramadan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Kakek yang diketahui bernama Andi Hambali (76) ini ditemukan meninggal saat rakaat ketiga salat Isya.
Peristiwa itu terungkap setelah video pengawas masjid merekam detik-detik meninggalnya Kakek Hambali, viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @makassar_info.
Dalam video itu, Kakek Andi Hambali mendatangi Masjid Alfatih Al Ansyar Tello, Makassar untuk menunaikan salat Tarawih.
Saat sedang menjalani Salat Isya sebelum Tarawih, Kakek Andi Hambali tiba-tiba ambruk.
"Innalilahi wainna illaihi rojiun seorang jamaah meninggal dunia saat melaksanakan salat isya berjamaah di Masjid Alfatif Al Ansyar Tello, Makassar," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Selasa (7/5/2019).
Berdasarkan informasi yang terhimpun, sang kakek secara tiba-tiba terjatuh ketika rakaat ketiga salat Isya. Setelah salat selesai, jemaah lain langsung menghampiri sang kakek.
Awalnya, jemaah mengira sang kakek hanya pingsan. Namun saat diperiksa, ternyata Kakek Andi Hambali sudah tidak bernyawa. Jemaah langsung berusaha mengevakuasi sang kakek.
Kisah meninggalnya Kakek Andi Hambali saat sedang menjalani salat Isya mendadak viral di media sosial. Banyak warganet yang turut mendoakan agar sang kakek meninggal dalam kedaan baik.
Baca Juga: Kakek Musa Meninggal saat Salat Berjemaah di Masjid
"Semoga ditempatkan di surganya Allah," kata @zhaa_rentua.
"Masyaallah kematian terindah pada waktu yang baik dan keadaan baik. Smeoga khusnul khatimah," ujar @eikha07.
"Masyaallah tarawih pertama," ungkap @auliajasminem.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina