Suara.com - Militer Amerika Serikat meningkatkan persenjataannya di kawasan Timur Tengah untuk menghadapi kemungkinan serangan dari Iran. Koresponden VOA di Pentagon, Carla Babb, membahas lebih lanjut tentang ancaman Iran dan tanggapan militer Amerika.
Unjuk kekuatan dan isyarat yang jelas kepada Iran. Rudal Patriot dan kapal amfibi USS Arlington akan bergabung dengan empat pesawat pembom B 52 dan kapal induk USS Abraham Lincoln, yang tiba lebih dulu di wilayah itu hari Kamis (9/5).
Para komandan meminta semua kekuatan ekstra ini, setelah intelijen AS menangkap potensi ancaman Iran "di darat dan laut" terhadap pasukan Amerika di wilayah itu.
Pejabat sementara Menteri Pertahanan AS, Pat Shanahan mengatakan, "Penting bagi Iran untuk memahami bahwa serangan terhadap Amerika atau kepentingannya akan disambut dengan tanggapan yang sesuai.” demikian dilansir dari VOA Indonesia, Senin (13/5/2019).
Ancaman itu termasuk kapal dagang bermuatan “perangkat keras militer termasuk rudal” yang diangkut oleh Satuan Pengawal Revolusi Islam Iran, menurut seorang pejabat senior militer.
Kapal amfibi USS Arlington berkemampuan memberi komando tingkat lanjut untuk mempercepat waktu respons militer Amerika terhadap potensi serangan.
Sistem pertahanan rudal Patriot dapat menembak jatuh rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat.
Pejabat-pejabat mengatakan, Amerika tidak menginginkan perang, tetapi akan melindungi angkatan perang Amerika. Mereka mengatakan, ancaman Iran itu "masih nyata dan bisa dipercaya."
Berita Terkait
-
Dipaksa Terbang ke AS untuk Lakoni Laga Amal, Maurizio Sarri Menggerutu
-
Bocorkan Dokumen ke Wartawan, Mantan Analis Intelijen AS Ditangkap
-
Amerika Serikat Tangkap Kapal Barang Korea Utara
-
Perang Dagang Makin Panas, Trump Ancam Berlakukan Tarif Impor China
-
Polisi Turut Bekuk Wanita Asal Tiongkok Terkait Kasus Sindikat Sabu Amerika
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
-
Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS
-
ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat
-
Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia