Suara.com - Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin menang telak di Provinsi Jawa Tengah. Sebaliknya, Jokowi - Ma'ruf Amin justru kalah dengan selisih cukup jauh dari pesaingnya pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Provinsi Sumatera Barat.
Hal itu diketahui berdasar hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional Provinsi Jawa Tengah dan Sumatera Barat yang telah disahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) pada Rabu (15/5/2019).
Dari hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional, pasangan nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin mampu mendominasi perolehan suara di provinsi Jawa Tengah dengan mengantongi suara sebanyak 16.825.511. Sedangkan Prabowo - Sandiaga hanya mampu memperoleh 4.944.447 suara. Terhitung selisih perolehan suara keduanya hanya berkisar 11.881.064 suara.
Sementara itu, kemenangan telak Jokowi - Ma'ruf Amin dibalas oleh pasangan Prabowo - Sandiaga Uno di provinsi Sumatera Barat. Prabowo - Sandiaga mampu unggul jauh dengan perolehan suara sebanyak 2.488.733. Sedangkan, Jokowi - Ma'ruf Amin hanya mampu memperoleh suara 407.761 dengan selisih perolehan suara antara keduanya mencapai 2.080.972.
Berikut rincian rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional provinsi Jawa Tengah dan Sumatera Barat:
Data perolehan suara Paslon Presiden di Provinsi Jawa Tengah
01 Jokowi - Ma'ruf Amin : 16.825.511
02 Prabowo - Sandiaga Uno : 4.944.447
Jumlah suara sah : 21.769.958
Jumlah suara tidak sah : 606.514
Jumlah suara sah dan tidak sah: 22.376.472
Data perolehan suara Paslon Presiden di Provinsi Sumatera Barat
Baca Juga: Akui Tak Ada Ambisi Pribadi di Pilpres 2019, Prabowo: Saya Ingin Istirahat
01 Jokowi - Ma'ruf Amin : 407.761
02 Prabowo - Sandiaga Uno : 2.488.733
Jumlah suara sah : 2.896.494
Jumlah suara tidak sah : 40.225
Jumlah suara sah dan tidak sah: 2.936.719
Tag
Berita Terkait
-
Tolak Hasil Pemilu, Fadli: Prabowo Pilih People Power daripada Jalur MK
-
Tembus 842.117 Suara, Prabowo Pencundangi Jokowi di Sultra
-
Akui Tak Ada Ambisi Pribadi di Pilpres 2019, Prabowo: Saya Ingin Istirahat
-
BPN Prabowo Tetap Kirim Saksi di Penghitungan Suara Tingkat Nasional KPU
-
Rekapitulasi Suara Tingkat Nasional, Jokowi dan Nasdem Kampiun di Sulteng
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?