Suara.com - Korban kerusuhan Aksi 22 Mei di Jakarta yang dilarikan di RSUD Tarakan, Cideng, Jakarta Pusat hingga Kamis (23/5/2019) pukul 12.00 WIB sudah mencapai 168 orang. 11 diantaranya masih menjalani rawat inap di rumah sakit yang dikelola Pemprov DKI Jakarta itu.
Berdasarkan pantauan Suara.com, suasana di RSUD Tarakan sejak pagi hingga siang hari ini tidak terlalu sibuk seperti hari sebelumnya, tidak terlihat korban yang berdatangan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Dilihat dari papan informasi nama korban, hingga Kamis (23/5/2019) pukul 12.00 WIB, total korban yang masuk ke RSUD Tarakan 168 korban, semua korban berjenis kelamin laki-laki.
Dari 168 korban itu tiga diantaranya meninggal dunia yakni Adam Nooryan (19), Widyanto Rizki Ramadan (17), dan Sandro (30).
Sementara 11 korban lainnya harus menjalani rawat inap di Ruang Bougenvile RSUD Tarakan. Berikut daftar nama korban yang masih di rawat di RSUD Tarakan:
1. M Fahrozi (19)
2. Fahri Yadi (33)
3. Andriansah (18)
4. Wawan (19)
5. Sandi Ramanda (22)
6. Fikri (17)
7. Rachel Saputra (16)
8. Andi (24)
9. Rino Wijaya (29)
10. Jaka Riandi (20)
11. M Sony (21).
Berita Terkait
-
Korban Kerusuhan 22 Mei Bertambah, Total 3 Pendemo Tewas di RSUD Tarakan
-
2 Tewas, Berikut Daftar Nama 167 Korban Rusuh Jakarta di RSUD Tarakan
-
Update Korban Rusuh Jakarta di RSUD Tarakan Mencapai 167 Orang
-
Fadli Zon Sebut 140 Korban Bentrok Aksi 22 Mei di RSUD Tarakan Boleh Pulang
-
Fadli Zon Sambangi RSUD Tarakan, Sambangi Korban Bentrokan 22 Mei
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem
-
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
-
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
-
Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data
-
Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo
-
Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber
-
MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program
-
Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN
-
Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah
-
Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar