Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memrediksi kenaikan jumlah kendaraan pribadi yang digunakan saat mudik 2019 mencapai 13,09 persen dari tahun 2018.
Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Cucu Mulyana memrediksi jumlah kendaraan pribadi yang akan diugunakan saat arus mudik tahun ini mencapai 10,61 juta. Jumlah tersebut lebih banyak di tahun 2018 yang hanya 9,38 juta.
"Peningkatannya 13,09 persen dari tahun 2018. Sekarang (2019) jumlahnya 10,61 juta," jelas Cucu di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat Kamis (30/5/2019).
Dari total tersebut, dirincikan menjadi dua jenis kendaraan, yakni kendaraan roda dua dan roda empat. Untuk kendaraan roda dua, jumlahnya diprediksi meningkat 10,78 persen pada tahun ini menjadi 6,85 juta unit. Sebelumnya, Cucu menyebut pada tahun 2018 jumlahnya 6,19 juta unit.
Sedangkan, kendaraan roda empat juga dikatakan Cucu meningkat jumlahnya 17,59 persen pada tahun ini menjadi 3,76 juta unit atau naik dari 3,19 juta kendaraan di Tahun 2018.
Sebelumnya, Kemenhub menyebut puncak arus mudik 2019 akan terjadi pada Jumat, (31/5/2019) dini hari. Sejumlah jalur yang akan menjadi langganan mudik diperkirakan akan dipenuhi kendaraan pada tanggal tersebut.
Hal itu diungkap oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Cucu Mulyana di Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran 2019 Kemenhub. Ia mengaku sudah mempersiapkan koordinasi dengan para petugas Dishub untuk puncak arus mudik.
"Mulai pukul 00.01, 31 Mei 2019 itu sudah dikatakan puncak arus mudik. Kita sudah persiapkan," ujar Cucu di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Kamis (30/5/2019).
Baca Juga: Kemenhub: 31 Mei Puncak Arus Mudik
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT