Suara.com - Sebanyak 246 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan dalam pengamanan mudik Lebaran 2019. Senior Manager Humas Daop l Jakarta Eva Chairunisa menuturkan, 246 personel tersebut disebar di beberapa stasiun besar seperti Stasiun Pasar Senen dan Gambir.
Eva menjelaskan, untuk pengaman ekstrak terdapat personil dari Korps Brimob yang dilengkapi dengan senjata laras panjang. Selain itu, juga ada unit K-9 atau anjing pelacak dari Polda Metro Jaya yang dikerahkan.
"Kami juga mendatangkan unit K-9 dan tentunya ini juga akan didukung dengan personil yang ada existingnya sekitar 1.075 personil. Jadi secara total lebih dari 1.300 petugas pengamanan yang kita kerahkan untuk pada masa arus mudik ini," kata Eva di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (31/5/2019).
Selain penambahan personel keamanan, Eva mengatakan penambahan jumlah petugas juga dilakukan di Stasiun Pasar Senen. Hal itu dilakukan guna membantu pelayanan terhadap pemudik.
"Jadi memang pegawai yang ada di manajemen dan pegawai operasional juga diturunkan untuk melakukan posko membantu pelayanan di sejumlah stasiun," ujarnya.
Berdasar data volume penumang mudik Lebaran 2019 di Stasiun Pasar Senen sejak H-10 hingga H-5 atau (31/5) per pukul 08.00 WIB, total sebanyak 141.065 pemudik tercatat meninggalkan Jakarta dengan menggunakan moda transportasi kereta api di Stasiun Pasar Senen.
Jumlah penumpang tersebut meningkat sekitar 24.124 penumpang dari hari sebelumnya. Sedangkan, jika merujuk pada data penumpang setiap hari di Stasiun Pasar Senen pada hari biasa hanya sekitar 15.000 penumpang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi