Suara.com - Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, ternyata sudah menjalani empat kali opname di rumah sakit, ketika sepuluh tahun menjadi ibu negara.
Dari total empat kali opname, dua di antaranya sampai harus menjalani operasi.
Hal ini diungkapkan oleh Ani Yudhoyono melalui buku yang ditulisnya sendiri, berjudul '10 Tahun Perjalanan Hati'.
Dalam buku tersebut, Ani Yudhoyono menceritakan bagaimana ia bisa jatuh sakit hingga harus dioperasi selama mendampingi SBY memimpin negara.
"Sebelum menjadi ibu negara, saya tak pernah diopname. Tapi ketika menjadi ibu negara, saya sempat empat kali diopname, dua di antaranya cukup parah karena harus menjalani operasi," tulis Ani Yudhoyono dalam bukunya seperti dikutip Suara.com, Sabtu (1/6/2019).
Bulan-bulan awal menjadi ibu negara menjadi momen yang paling berat bagi Ani Yudhoyono.
Sebab, ia dihadapkan sederet aktivitas padat yang menyita waktunya, tubuhnya dipacu untuk tetap sehat bugar agar bisa mengikuti aktivitas yang ada.
Namun, Ani Yudhoyono akhirnya harus menyerah juga. Ia tak berdaya dirawat di RSPAD Gatot Subroto selama 3 hari pada Januari 2005, sepulang menjenguk korban bencana alam di Alor dan Nabire menaiki kapal laut.
Setelah sembuh, Ani bertekad untuk lebih fokus menjaga kondisi kesehatan agar tidak mengganggu aktivitas.
Baca Juga: Sepotong Kisah Obrolan Ani Yudhoyono saat Berkeliling Istana Bogor
Selama beberapa tahun berikutnya, Ani Yudhoyono mampu menyesuaikan diri dengan berbagai kesibukan menjadi ibu negara.
Pada awal 2012, Ani Yudhoyono diserang sakit perut hebat. Awalnya sakit itu tak ia hiraukan.
Namun, lama kelamaan, sakit yang dirasa semakin menguat hingga Ani Yudhoyono tak kuasa menahannya.
Saat diperiksa oleh tim dokter RS PMI Bogor, dari hasil pemeriksaan ditemukan masalah dalam empedu Ani Yudhoyono. Setibanya di Jakarta, Ani Yudhoyono menjalani PET Scan di Rumah Sakit Pluit.
Berdasarkan pemeriksaan tersebut, ditemui ada batu kecil dan tajam di dalam kantong empedu dan jumlahnya banyak. Ani Yudhoyono diharuskan menjalani operasi pengangkatan empedu secepatnya.
"Saya agak panik. Saya tahu ada jadwal kunjungan SBY ke Tiongkok tak lama lagi dan saya diwajibkan ikut. SBY membesarkan hati saya. Saya akhirnya siap (menjalani operasi)," ungkap Ani Yudhoyono.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?