Suara.com - Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie (Ibas) Baskoro Yudhoyono masih terus merasakan duka yang mendalam sesusai ditinggal pergi ibundanya, Ani Yudhoyono yang akrab disapa Memo. Meski begitu, kedua putra kandung Susilo Bambang Yudhoyono itu sudah ikhlas melepas kepergian Ani.
Hatta Rajasa selaku besan SBY mengatakan, saat ini, baik AHY dan Ibas masih berada di Cikeas untuk mendampingi SBY yang juga masih merasakan kesedihan.
"Ini kan kehilangan ibu kandung, itu berat sekali, sangat berat. Jadi orang yang sudah merasakan kehilangan ibu kandung bisa bercerita bagaimana sulitnya kehilangan ibu," kata Hatta di Cikeas, Bogor, Senin (3/6/2019).
"Itu yang dirasakan Mas Ibas dan AHY. Mereka ikhlas melepas ibunya. Tapi tetap saja rasa duka itu dalam," sambungnya.
Sebelumnya, Hatta mengungkapkan bahwa SBY juga masih dirundung duka dan bersedih atas kepergian Ani.
Ia berujar, tidak mudah bagi SBY saat ditinggal oleh istri yang telah mendampingi dirinya selama 46 tahun. Oleh karena itu, keluarga dan sahabat akan terus mendampingi guna menghibur SBY.
"Bagaimanapun juga Pak SBY manusia biasa yang didampingi istri 46 tahun. Tentu kehilangan sangat, sangat merasa kehilangan. Jadi itu lah tugas, sahabat, teman, apalagi saya bagian dari keluarga. Tentu kita hibur Pak SBY untuk beliau bisa move on," kata Hatta di kediaman SBY di Cikeas, Bogor, Senin (3/6/2019).
Baca Juga: Prajurit Mantan Rekan AHY Ikut Tahlilan Ani Yudhoyono di Cikeas
Berita Terkait
-
SBY Belum Move on Setelah Ani Yudhoyono Wafat, Hatta: Dia Manusia Biasa
-
Prabowo: Saya Kenal Ani Yudhoyono Sejak Remaja, Dia Setia kepada SBY
-
Sambil Salami Masyarakat yang Ucapkan Duka, SBY dan Ibas Tak Kuasa Menangis
-
Tangisan AHY dan Ibas saat Bawa Jenazah Ani Yudhoyono Memasuki Rumah Duka
-
Meski Abang-Adik, AHY dan Ibas Yudhoyono Beda Selera Otomotif
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender