Suara.com - Prabowo: Ibu Ani Istri Prajurit yang Hebat
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengenang kembali sosok Ani Yudhoyono yang merupakan istri dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Di mata Prabowo, Ani merupakan sosok istri yang hebat dan setia dalam mendampingi SBY.
"Ibu Ani saya kenal sudah lama. Istri prajurit yang hebat. Jadi saya bisa merasakan, pasti Pak SBY sangat kehilangan," kata Prabowo di kediaman SBY di Cikeas, Bogor, Senin (3/6/2019).
Prabowo sendiri mengakui memiliki kenangan yang banyak, lantaran sudah mengenal Ani semasa remaja. Namun, yang paling melekat ialah sosok Ani sebagai istri SBY.
"Saya kira banyak ya, karena saya kenal beliau, saya kenal keluarga Pak Sarwo dari dulu, sewaktu saya masih sangat remaja. Saya kira banyak, beliau saya kira istri yang sangat mendukung suaminya dan sangat cerdas, sangat juga loyal," ujar Prabowo.
Ketika melayat ke rumah duka di Puri Cikeas, Prabowo mengakui menyesal tak bisa kembali menjenguk Ani Yudhoyono saat masih berada di Rumah Sakit National University Hospital, Singapura.
Prabowo mengakui, dirinya sempat menunda keberangkatan saat akan menjenguk Ani untuk kali kedua.
Ia beralasan, penundaannya untuk menjenguk Ani lantaran melihat kondisi istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono sudah mulai membaik.
Baca Juga: SBY Terima Kasih ke Wartawan yang Meliput Kepergian Ani Yudhoyono
Namun, belum sempat Prabowo menjenguk, Ani Yudhoyono sudah lebih dahulu berpulang.
"Jadi saya minta maaf, saya juga walaupun saya sempat nengok beliau di Singapura, tapi saya ada niat kembali waktu itu. Saya mendengar kondisi Ibu Ani membaik, jadi saya menunda, ternyata saya terlambat," kata Prabowo di kediaman SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.
Prabowo mengatakan, dirinya baru sempat bertakziah ke kediaman SBY lantaran baru saja tiba di Indonesia seusai dari Eropa guna memeriksa kesehatan.
"Saya datang dalam kapasitas sebagai pribadi, kekeluargaan. Saya merasa dekat dengan keluarga Ibu Ani Yudhoyono. Ibu Ani Yudhoyono saya kenal pribadi, dan saya datang untuk menyampaikan belasungkawa saya kepada senior saya, sahabat saya, Bapak SBY.”
Berita Terkait
-
SBY Terima Kasih ke Wartawan yang Meliput Kepergian Ani Yudhoyono
-
Takziah di Rumah SBY, Prabowo: Enggak Ada Urusan Politik!
-
Pernah Mau Jenguk Ani Yudhoyono Tapi Urung, Prabowo Minta Maaf ke SBY
-
Kenangan Ani Yudhoyono Menyamar Jadi Rakyat Biasa di Malioboro
-
Kain Penutup Jenazah Ani Yudhoyono Ternyata Pakaian untuk Lebaran
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi
-
Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa
-
Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian