Suara.com - Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dipastikan tidak akan menggelar open house pada Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah atau Lebaran tahun 2019.
Rencananya, SBY akan nyekar ke makam sang istri, Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.
DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menjelaskan rencananya SBY akan melaksanakan Salat Id bersama keluarga di sekitar kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (5/6/2019). Setelah itu, SBY beserta keluarga akan melakukan ziarah ke makam Ani.
"Rencananya selesai salat Id besok tanggal 5, Pak SBY dan keluarga berencana akan nyekar ke makam Ibu Ani di Kalibata," kata Jansen kepada Suara.com, Kamis (4/6/2019).
Selain itu, Jansen juga menerangkan SBY tidak akan menggelar open house pada lebaran tahun ini. SBY sempat menyampaikan, jika dirinya masih belum siap kalau harus menyalami banyak tamu tanpa didampingi Ani.
"Bapak tidak buka open house untuk tahun ini. Kata beliau kemarin, 'belum siap saya, karena tidak ada Ibu Ani yang selama puluhan tahun ini menemani disamping saya menyalami para tamu yang datang'," jelasnya.
Sebelumnya, SBY begitu terpukul ketika ditinggal oleh istri tercintanya, Ani Yudhoyono. Ani meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit kanker darah yang dideritanya di National University Hospital (NUH) pada Sabtu (1/6/2019).
Kondisi terakhir, kembali menangis saat sedang membacakan doa untuk mendiang Ani Yudhoyono dalam tahlilan hari ketiga. Bahkan, SBY beberapa kali menyeka air mata yang menetes dengan jemarinya.
Tangis SBY pecah saat ia dan jemaah mengucapkan doa pengampunan dosa teruntuk almarhumah Ani Yudhoyono. Tangisan SBY itu juga diikuti oleh kedua putranya yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie (Ibas) Baskoro Yudhoyono.
Baca Juga: Tak Ada Open House, SBY: Saya Belum Siap Salami Tamu Tanpa Ibu Ani....
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT