Suara.com - Istri cawapres Sandiaga Uno, Nur Asia Uno, menarik perhatian Wakil Sektretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief. Sebab, akun Twitter Nur Asia Uno telah menyukai cuitan yang menyerang Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Andi Arief pun mengunggah tangkapan layar yang memperlihatkan aksi akun Twitter Nur Asia Uno itu.
Foto tersebut menunjukkan bahwa akun Twitter Nur Asia Uno telah mengetuk tombol hati untuk cuitan pada Kamis (6/6/2019) dari akun @do_ra_dong.
Menurut akun itu, SBY bersama Megawati dan sejumlah tokoh nasional lain sebenarnya berada dalam satu kubu.
Nama-nama yang ditulis dalam cuitan tersebut dianggap berencana merusak ajaran Islam di Indonesia. Oleh karena itu, menurut @do-ra_dong, mereka tak pantas dipercaya.
"Semua, baik Megawati, Hendropriyono, Agum Gumelar, Tri Soetrisno, Wanandi cs, Surya Paloh, LBP, bekas PRD, CSIS (kasebul) hingga SBY, satu didikan dan pengarahan LB Moerdani dalam agenda Deislamisasi Indonesia.
Jangan pernah percaya mereka, karena mereka semua masih satu barisan!" bunyi kicauan yang disukai akun Twitter @nurasiauno itu.
Andi Arief kemudian menyorotinya dan membagikan respons untuk Nur Asia Uno di Twitter. Ia menilai, cuitan itu merupakan konspirasi untuk menyerang SBY.
"Rupanya istri Sandi Uno senang cerita konspiratif yang menyerang SBY," komentar Andi Arief, Jumat (7/6/2019).
Baca Juga: Selain Nur Asia, Inilah 3 Wanita Ikonik di Kehidupan Sandiaga Uno
Berita Terkait
-
Foto Keluarga Saat Lebaran, Warganet : Wajah Pak SBY Beda Banget...
-
Andi Arief Minta Sandiaga Bantu Hentikan Buzzer Fitnah SBY dan Demokrat
-
Serba Biru Lebaran SBY, AHY: Ini Pertama Kami Tidak Lengkap
-
Cerita Lebaran SBY Tanpa Ani Yudhoyono untuk Pertama Kali
-
Kejanggalan Sebelum Ani Yudhoyono Meninggal, SBY Ungkap Ada yang Tak Biasa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT