Suara.com - Memasuki hari Selasa (11/6/2019) arus balik masih terasa di jalur Tol Cipali. Bahkan kemacetan parah masih terjadi di jalur Tol Cipali dari arah Cirebon ke Jakarta pada Selasa siang ini sekitar pukul 11.30 WIB.
Dari pantauan Suara.com, kemacetan terjadi sepanjang kurang lebih 30 kilometer. Tepatnya mulai KM 110 hingga pintu tol utama Cikampek 75.
Kemacetan terjadi akibat padatnya kendaraan dari arah Cirebon menuju Jakarta. Ditambah tidak ada upaya dari petugas melakukan kontra flow atau one way sejak Selasa pagi.
Kepada Suara.com, salah seorang pemudik, Muhammad Hassya Jendra mengatakan, dugaan lain kemacetan yang terjadi adalah karena loket yang dibuka di gerbang Tol Cikampek yang sedikit.
Akibatnya, terjadi penumpukan kendaraan yang akan memasuki pintu GT Cikampek Utama. Hingga kemudian kemacetan mengular hingga puluhan kilometer.
Tak hanya di Cikampek, menurut Jendra, kemacetan juga terjadi hampir di semua pintu rest area di sepanjang tol dari Semarang, Jawa Tengah hingga Cikampek.
Akibat kemacetan itu, Jendra mengaku sudah berada di jalan selama 24 jam sejak berangkat dari Magelang pada Senin (10/6) sekitar pukul 10.00 WIB dan pada Selasa siang ini baru akan masuk pinto tol Cikampek.
"Arus sebaliknya arah Cikampek menuju Cipali terlihat lancar," ujar Jendra.
Baca Juga: Sempat Macet Parah, Lalin Tol Cipali hingga Cikampek-Jakarta Mulai Mencair
Berita Terkait
-
Arus Balik Lebaran di Terminal Jatijajar Depok Masih Landai
-
Tol Jakarta-Cikampek Macet Parah, Menhub: Harusnya Jangan Balik Tanggal 9
-
Arus Balik Terakhir Dari Pulau Bawean Tiba di Pelabuhan Gresik
-
Macet Arus Balik Ruas Ajibarang - Bumiayu Terurai Usai Polisi Lakukan Ini
-
Demi Tiket Bus Arus Balik, Gaya Antrean Pemudik di Kebumen ini Unik Banget
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat