Suara.com - Demo besar-besaran sedang terjadi di Hong Kong menyangkut RUU ekstradisi yang kontroversial. Diperkirakan hampir dua juta orang telah berpartisipasi dalam aksi demonstrasi tersebut.
Namun di tengah aksi protes yang begitu hectic, ada pemandangan tidak biasa di sana. Melansir dari Next Shark, sekumpulan pemuda terlihat sedang belajar selama demonstrasi berlangsung.
Gambar-gambar itu tersebar di Reddit yang memperlihatkan para demonstran muda di lapangan sedang belajar untuk ujian akhir. Tapi di saat yang bersamaan, mereka juga mengambil bagian dalam protes tersebut.
Meskipun tingkat kesadaran belajar ini sungguh mengesankan, ini bukan pertama kalinya pemuda Hong Kong memilih untuk belajar sambil memprotes hak-hak mereka.
Selama Protes Hong Kong 2014, sering disebut Revolusi Payung, orang-orang muda Hong Kong membuat kagum seluruh dunia dengan mendirikan daerah belajar di tengah-tengah area demonstrasi mereka.
Kemampuan siswa untuk melakukan banyak tugas dan dedikasi mereka terhadap pendidikan serta hak-hak mereka, telah menginspirasi warganet di seluruh dunia. Mereka pun mendapat banyak pujian.
"Saya tidak tahu bagaimana mereka mengelolanya tetapi saya tidak berpikir saya bisa fokus dengan lingkungan seperti itu," ujar salah satu warganet.
Bagaimana menurutmu? Apakah kamu juga dapat fokus belajar sekaligus melakukan aksi demonstrasi?
Baca Juga: Tak Sekadar Es Teh Manis, Yuk Belajar Seni Nikmati Teh di Kedai Lokalti
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus