Suara.com - Sedikitnya 30 orang, termasuk anak-anak, dilaporkan tewas dalam kebakaran yang melalap sebuah rumah yang juga berfungsi ganda sebagai pabrik korek api di Sumatera Utara, kata seorang pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Jumat (21/6).
Irwan Syahri, kepala BPBD Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengatakan, di antara yang tewas terdapat tiga anak-anak. Ia mengatakan banyak di antara korban hangus terbakar hingga sukar dikenali.
Tayangan televisi memperlihatkan bangunan yang hangus terbakar. Di lantai tampak berserakan logam-logam bengkok, atap seng yang hangus dan puing-puing lainnya.
Pemilik rumah itu, perempuan lansia yang disebut bernama Ros, memberitahu MetroTV bahwa ia menyewakan rumah itu selama empat tahun terakhir kepada seorang pengusaha di Medan.
Kasubbid Penmas Polda Sumatra Utara MP Nainggolan mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui. (VOA)
Berita Terkait
-
4 Selamat dan 28 Orang Tewas dalam Kebakaran Pabrik Korek Api di Binjai
-
Semua Korban Tewas di Kebakaran Pabrik Korek Api Binjai adalah Perempuan
-
Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Bertambah, 28 Orang Tewas
-
Pabrik Korek Api Kebakaran di Binjai, Saksi: Mayat Bergelimpangan
-
24 Orang Terkunci dan Tewas Terpanggang saat Pabrik Korek Api Kebakaran
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
Polemik Adies Kadir Memanas: Apakah MKMK 'Mengambil Alih' Keputusan DPR?
-
Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan di Sumatra Terkait Korupsi Ekspor CPO