Suara.com - Mengakhiri pekan di bulan Juni, ada banyak peristiwa yang terjadi dan mengundang perhatian publik. Tak sedikit pula dari peristiwa itu yang justru memanen kritikan pedas dari publik.
Mulai dari kritikan tajam yang ditujukan kepada keluarga Ani Yudhoyono saat berziarah ke makam hingga kritikan rencana halal bihalal yang digelar oleh Persaudaraan Alumni 212.
Berikut Suara.com merangkum berita terpopuler yang ramai diperbincangkan sepanjang Senin (24/6/2019).
1. Foto Ibas dan Keluarga di Makam Ani Yudhoyono Dikritik
Putra bungsu mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yakni Edhie Baskoro Yudhoyono menjadi sasaran kritik warganet. Sebab, pria yang disapa Ibas itu mengunggah foto saat ia bersama anak dan istrinya berziarah ke makam sang ibunda Ani Yudhoyono.
Gaya berpakaian hingga pose Ibas beserta keluarga menjadi sorotan. Tak sedikit warganet yang memberikan komentar negatif.
Dalam foto itu tampak Ibas membawa serta sang istri dan ketiga anaknya. Ibas terlihat rapi dengan setelan jas hitam dan kemeja putih.
Sementara Aliya Rajasa mengenakan kemeja putih dan rok berwarna hitam, untuk ketiga anaknya kompak mengenakan kemeja berwarna putih.
"Assalamualayka yaa ahlil kubuur... Alfatehah untuk arwah Memo," tulis Ibas Yudhoyono seperti dikutip Suara.com, Senin (24/6/2019).
Simak berita selengkapnya di sini.
Baca Juga: Persilakan Prabowo Gabung Koalisi, Ketum PKB: Asal Jatah Menteri Tak Diusik
2. Eggi Sudjana Kongkow Bareng BPN di Rutan
Beredar video berdurasi singkat yang mempertontonkan tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana dijenguk oleh tim pengacara di Polda Metro Jaya.Dalam video tersebut, sang pengacara Herdarsam Marantoko menjamin kliennya bisa segera bebas.
Dengan mengenakan baju tahanan, senyum lebar menghiasi wajah Eggi Sudjana. Sontak, video tersebut menjadi perbincangan warganet.
Dalam video itu, pengacara Eggi, Hendarsam Marantoko menyebut jika Sufmi menjamin jika kliennya untuk bebas. Atas hal tersebut, ia juga mengucapkan terima kasih pada Sufmi.
"Saya dengan bang Dasco, dengan bang Eggi. Insyaallah penangguhan bang Eggi dikabulkan. Terima kasih bang Dasco," kata Hendarsam kepada wartawan, Senin (24/6/2019).
Selain itu, Eggi juga mengucapkan rasa terima kasihnya pada Sufmi. Ia pun masih tampak mengenakan pakaian tahanan berwarna orange.
Sementara, Eggi yang masih mengenakan baju tahanan menyatakan rasa terima kasihnya untuk Dasco serta advokat lain seperti Habiburokhman, Priyadi dan Kenken.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terkini
-
Polisi Segera Gelar Perkara! Usut Laporan Firdaus Oiwobo Terhadap Eks Ketua BEM UGM Tyo Ardianto
-
Harga BBM Naik, API Sebut Kehidupan Perempuan Kian Tercekik
-
Buka Mukernas GPdI 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Generasi Berkarakter
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 T untuk 2027, Difokuskan Bayar Gaji-Beli Kendaraan Listrik
-
BEM Bersatu dari Universitas Mana Saja? Sederet Kampus Klarifikasi Bantah Ikut Terlibat
-
Ngeri! Harga Sekolah Elit Pangeran George di Inggris, Tempat Belajar 20 Perdana Menteri
-
Studi: Pemanasan Global Berpotensi Memicu Pelepasan Metana Lebih Besar dari Ekosistem Alami
-
Kemenham Akui Tata Kelola Makan Bergizi Belum Sempurna, tapi Tolak Label Pelanggaran HAM
-
Pengadilan Jepang Sidang Korban Salah Tangkap Kasus Pembunuhan yang Sudah Meninggal 15 Tahun Lalu