Simak berita selengkapnya di sini.
3. Serah Terima Deddy Corbuzier
Mantan pesulap Deddy Corbuzier telah resmi menjadi mualaf sejak 21 Juni 2019 lalu. Dua akun media sosial penganjur toleransi, yakni akun Twitter @KatolikG dan @NUGarisLucu melakukan serah terima.
Aksi kocak serah terima Deddy Corbuzier di media sosial ini mendadak viral. Meski tampak bergurau, namun kedua akun tersebut terlihat benar-benar serius.
Serah terima tersebut berawal dari cuitan admin akun @KatolikG yang me-mention akun @NUGarisLucu.Akun tersebut meminta kepada @NUGarisLucu memberikan arahan kepada Deddy Corbuzier yang telah resmi memeluk agama Islam.
"Hari ini kami serahkan @corbuzier ke @NUGarisLucu untuk selanjutnya silakan disunat dan diarahkan," tulis akun @KatolikG seperti dikutip Suara.com, Senin (24/6/2019).
Tak lama berselang, akun @NUGarisKeras merespon cuitan tersebut. Meski terkesan seperti candaan, namun kedua akun tersebut tampak begitu serius
Simak berita selengkapnya di sini.
4. Pertemuan Haru SBY dan BJ Habibie di TMP Kalibata
Momen mengharukan tertangkap bidikan kamera saat SBY bertemu dengan mantan presiden BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Kedua tokoh bangsa ini sama-sama mendatangi tempat peristirahatan terakhir mendiang istri mereka.
Makam istri SBY yakni Ani Yudhoyono dan makam istri BJ Habibie yakni Ainun Habibie berseberangan. SBY dan BJ Habibie terlihat saling berpegang tangan dan menguatkan satu sama lain.
Baca Juga: Persilakan Prabowo Gabung Koalisi, Ketum PKB: Asal Jatah Menteri Tak Diusik
Dalam foto, tampak SBY mengenakan kemeja batik berwarna biru. Wajahnya tampak bersedih menahan tangis
Tangan SBY terlihat memegang erat tangan BJ Habibie yang mengenakan sweater hitam lengan panjang lengkap dengan kopiah tampak tersenyum ke arah SBY.
Di belakang SBY terlihat sang putra bungsu yakni Edhie Baskoro Yudhoyono atau kerap disapa Ibas Yudhoyono yang mengenakan kemeja batik.
Simak berita selengkapnya di sini.
5. Halal Bihalal PA 212 Dikritik
Persaudaraan Alumni 212 berencana untuk menggelar Halal Bihalal bertepatan dengan sidang putusan Mahkamah Konstitusi. Rencana tersebut menuai banyak cibiran dari publik.
Aksi yang digelar dengan dalih menegakkan keadilan tersebut ditentang oleh banyak pihak.
Pihak polisi, Jubir Mahkamah Konstitusi, Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf meminta agar aksi tersebut tidak dilakukan.
Rencana aksi itu mendapat tanggapan dari Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin yang menilai hal tersebut sebagai ”kegenitan politik.”
”Apa sih kepentingannya? Jangan terlalu genit dan lebai. Kita tidak harus selalu membuat gaduh,” kata Direktur Hukum dan Advokasi TKN Ade Irfan Pulungan.
Irfan menuturkan, TKN Jokowi – Maruf Amin tak pernah melarang setiap kelompok melakukan aksi massa untuk menyampaikan aspirasi.
Namun, kata Irfan, setiap demonstrasi seharusnya bisa dipastikan tak mengganggu hak publik lainnya.
Anggota TKN Jokowi – Maruf dari PPP, Achmad Baidowi mempertanyakan rencana aksi yang dibungkus agenda halal bihalal bulan Syawal.
”Kok halal bihalal dibungkus aksi politik? Itu melenceng jauh dari konsep halal bihalal. Aksi ini justru tampak seperti memberi 'tekanan' kepada MK," kata Baidowi.
Simak berita selengkapnya di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Program E-Learning ASN Berintegritas dari KPK
-
Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu
-
Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan
-
KPK Sudah Selidiki Kasus MBG Lebih Dulu, Terbuka Jika Kejagung Mau Koordinasi
-
KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!
-
Guru Besar UI Bongkar Keanehan Program MBG, Data Stunting dan Lokasi Dapur Tak Nyambung
-
ACSET Pastikan Proyek Dikerjakan dengan Tata Kelola yang Baik
-
Prabowo Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Pilih Fokus Selesaikan Urusan Dalam Negeri
-
1,4 Juta Lansia Terancam Tak Dapat Bantuan, Gus Ipul Minta Tambah Anggaran Rp22 T
-
PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi