Suara.com - Hari pengumuman putusan sengketa Pilpres 2019 dari Mahkamah Konstitusi (MK) telah tiba. Sidang pengucapan putusan perkara sudah mulai digelar pada Kamis (27/6/2019) siang.
Majelis hakim pun bergiliran membacakan putusan yang telah dicapai dalam Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH).
Rupanya, ada salah seorang hakim yang menarik perhatian warganet, termasuk politikus Partai Demokrat Zara Zettira ZR.
Hakim yang dimaksud adalah Saldi Isra. Zara Zettira mengungkapkan kekagumannya pada sang hakim melalui Twitter, ketika sidang putusan MK masih berjalan.
Menurut Zara Zettira, Saldi Isra memiliki karakter berwibawa dan karismatik.
Ia bahkan menilai Saldi Isra cocok untuk mencalonkan diri sebagai presiden.
"Pak Saldi Isra ini boleh juga buat capres nih. Wibawa dan karismatik #SidangKeputusanMK," kicaunya.
Sepak terjang Saldi Isra dalam dunia hukum diketahui memang sudah tak boleh diragukan lagi, sehingga ketegasannya di persidangan bisa membuat banyak orang terpana.
Sebagai akademisi, Saldi mengabdi pada Universitas Andalas selama hampir 22 tahun. Pengabdiannya kala itu terus ia lakukan sembari menuntaskan pendidikan pascasarjana, sampai ia meraih gelar Master of Public Administration di Universitas Malaya, Malaysia pada 2001.
Baca Juga: Prabowo - Sandi dan Ketum Partai Pengusung Nobar Putusan MK, Kemana SBY?
Kemudian pada 2009, pria kelahiran 20 Agustus 1968 tersebut berhasil menamatkan pendidikan Doktor di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dengan predikat lulus Cum Laude. Setahun kemudian, dirinya dikukuhkan sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas.
Pada 11 April 2017, Saldi Isra dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggantikan Patrialis Akbar sebagai hakim konstitusi selama masa jabatan 2017 – 2022.
Berita Terkait
-
Hakim MK Tak Temukan Unsur Intimidasi Terkait Seruan Baju Putih Jokowi
-
Beredar Draf Hasil Putusan MK soal Sengketa Pilpres 2019, Isinya Wow
-
30 Teroris Masuk Jakarta Jelang Sidang MK, Perintah Menhan: Selesaikan!
-
Demonstran di MK Mau Salat, Kemenhan Beri Karpet Sajadah dan Air Wudu
-
Ribut Lagi! BPN Bikin Survei Prediksi Putusan MK, Demokrat Bilang Ditolak
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan