Suara.com - Sebanyak tiga Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019 kembali mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan (Capim) KPK Jilid V. Namun nama-nama tersebut masih dirahasiakan.
Hal itu dikatakan Ketua Pansel Capim KPK Jilid V, Yenti Garnasih. Yenti mengungkapkan kekinian total ada tiga komisioner KPK yang telah terdaftar sebagai Capim KPK Jilid V.
"Banyak, komisioner ada 3 orang," kata Yenti di Sekretariat Pansel Capim KPK Jilid V, Kementerian Sekretariat Negara, Gedung I, Jalan Veteran, Jakarta pada Kamis (4/7/2019).
Selain itu, Yenti mengungkapkan ada 13 pegawai internal KPK yang juga terdaftar sebagai Capim KPK Jilid V. Yenti mengatakan nama-nama yang telah terdaftar nantinya akan diumumkan pada 11 Juli 2019 mendatang.
"Kita belum boleh mereview (siapa saja), jumlahnya saja ya," ujarnya.
Untuk diketahui, pada hari ini setidaknya ada 3 pegawai internal KPK yang mendaftar sebagai Capim KPK Jilid V. Mereka diantaranya, Penasihat KPK; M. Tsani Anafanni, Deputi Pencegahan KPK; Pahala Nainggolan, dan Direktur Pendidikan dan Layanan Masyarakat; Giri Suprapdiono.
Proses pendaftaran Capim KPK Jilid V telah dibuka sejak 17 Juni hingga 4 Juni 2019. Kekinian, pendaftaran pun resmi ditutup sejak pukul 16.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'