Suara.com - Pencarian helikopter MI 17 milik TNI Angkatan Darat yang hilang kontak dalam penerbangan dari Oksibil menuju Jayapura dipusatkan di kawasan Airu dan Lereh, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Sampai, Jumat (5/7/2019) ini helikopter belum ditemukan.
Sementara upaya pencarian dari darat dan udara di sekitar Oksibil tidak membuahkan hasil signifikan.
Komandan Resor Militer 172 PWY Kol Inf Binsar Sianipar mengatakan informasi yang diperoleh, ada warga yang mendengar suara helikopter di Airu dan sekitarnya pada Jumat (28/6/2019) lalu.
"Berbagai informasi yang dikumpulkan diolah terlebih dahulu sebelum tim diturunkan untuk melakukan pencaharian di sekitar lokasi yang dicurigai," kata Kol Inf Sianipar, berharap tim bisa segera menemukan helikopter tersebut beserta penumpangnya.
Helikopter MI 17 dengan nomor registrasi HA-5138 yang membawa 12 penumpang dan kru terbang dari Oksibil menuju Jayapura pada Jumat (28/6) pukul 11.44 WIT.
Sesaat setelah terbang, pukul 11.49 WIT, pilot sempat mengucapkan terima kasih setelah melaporkan bahwa pesawat terbang pada ketinggian 7.800 kaki, enam mil laut ke utara, kepada petugas di bandara Oksibil. Pukul 13.19 WIT, petugas di bandara Sentani mengontak bandara Oksibil untuk menanyakan keberadaan helikopter milik TNI Angkatan Darat tersebut karena tidak ada kontak dari pilot. (Antara)
Berita Terkait
-
Cuaca Buruk, Pencarian Helikopter TNI MI 17 Dihentikan
-
Pencarian Helikopter MI 17 Dimaksimalkan Lewat Jalur Udara
-
Pemprov Papua Ajak Semua Pihak Cari Helikopter TNI MI-17 yang Hilang
-
5 Armada Udara Dikerahkan Cari Helikopter MI 17 yang Hilang
-
Pencarian Helikopter MI 17 Kembali Dilanjutkan Lewat Darat dan Udara
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!