Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mendatangi Kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019). Bukan untuk membahas soal kursi menteri, Hanif mengaku hendak memberikan undangan untuk perayaan hari ulang tahun PKB.
Hanif datang bersamaan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Seperti yang diketahui, Hanif merupakan menteri Kabinet Kerja jilid I yang berasal dari PKB.
Usai berbincang dengan JK secara tertutup, Hanif membantah apabila ada pembahasan soal jatah kursi menteri untuk Kabinet Kerja jilid II. Ia menerangkan dalam kesempatan itu juga dirinya memberikan undangan untuk JK dapat hadir ke acara perayaan ulang tahun PKB yang jatuh pada 23 Juli.
"Kita ngundang saja. Itu 23 Juli di DPP PKB saja," kata Hanif.
Sebelumnya, Cak Imin sempat menyampaikan bahwa maksud kedatangannya itu juga untuk berkonsultasi soal ilmu soal partai. Namun, di sisi lain Hanif mengatakan kalau pembicaraan itu tidak terlalu mendalam.
"Enggak ada secara spesifik. Diskusi soal partai, soal politik," tandasnya.
Berita Terkait
-
Usul 10 Kursi Menteri, PKB Incar Kursi Menteri Desa
-
Ditanya Jadi Menteri Jokowi Lagi, Budi Karya: Pokoknya Kita Pengin Kerja
-
Bantah Bahas Jatah Menteri, Alasan Oso Temui Ma'ruf Amin Curhat soal Cucu
-
Pesan Amien Rais ke PAN: Jangan Rabun Ayam Hanya Untuk Satu Kursi Menteri!
-
Dibongkar Demokrat, Gerindra Minta Jatah Kursi Menteri Bidang Ekonomi?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan