Suara.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah menyebut kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk Kampung Bali Matraman sudah ditangani petugas dengan baik. Saefullah mengatakan penanganan tersebut sudah sesuai Standard Operasional Prosedur (SOP) petugas Damkar.
Saefullah menuturkan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) langsung diturunkan begitu ada laporan kejadian kebakaran. Ia menilai para petugas sudah memahami apa yang harus diperbuat saat terjadi kebakaran.
"Saya rasa SOP kita sudah jelas kalau ada kebakaran langsung SKPD kita turun ke lapangan. Apa yang harus diperbuat sudah tahu semua," kata Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/7/2019).
Diketahui, sebanyak 50 rumah hangus terbakar di pemukiman padat penduduk Jalan Lebak Swadaya I, Kampung Bali Matraman, RT 12 RW 07, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2019) pagi.
Sebelumnya Kapolsek Tebet, Komisiaris Polisi Eko Mulyadi menyebut, sebanyak 50 rumah diperkirakan habis dilalap si jago merah. Pemadam kebakaran tengah melakukan pendinginan di lokasi kejadian.
"Info awal 50 (yang terbakar) mungkin bisa bertambah," kata Eko saat dikonfirmasi.
Eko menuturkan, untuk menjinakkan si jago merah, petugas pemadam kebakaran mengerahkan 28 unit mobil pemadam kebakaran telah diterjunkan ke lokasi.
"28 unit dikerahkan. Sekarang kondisi sudah pendinginan," sambungnya.
Baca Juga: Mulai 2020 Semua Kendaraan di DKI Jakarta Wajib Uji Emisi
Berita Terkait
-
Kebakaran di Kampung Bali Matraman Hanguskan 50 Rumah
-
Kebakaran di Kampung Bali Matraman Makin Besar, Api Sulit Dipadamkan
-
Tempat Hiburan Malam di Cilegon Terbakar, Petugas Damkar Pecahkan Kaca Ruko
-
Kampung Bali Matraman Jakarta Kebakaran, Belasan Mobil Pemadam Meluncur
-
Korban Kebakaran Cipinang Luntang Lantung: ke Mana Kami Dipindah?
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional
-
Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM
-
Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga
-
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas
-
Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi
-
KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun