Suara.com - Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi menyita uang sebesar 6 ribu dolar Singapura saat menangkap Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun pada Rabu (10/7/2019) malam.
"Diamankan uang SGD 6 ribu," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.
Selain Nurdin, tim KPK juga meringkus lima orang lainnya. Meski tak merinci nama-nama lima terduga yang ikut ditangkap, Febri mengatakan, orang yang diringkus berasal dari latar belakangan yang berbeda.
"Dari unsur Kepala daerah, kepala dinas, kepala bidang, PNS dan swasta," ujar Febri.
Dikabarkan, OTT tersebut terkait izin reklamasi.
Sebelumnya diberitakan, KPK telah menangkap beberapa orang dalam operasi tangkap tangan di Kepri, malam ini. Dua dari orang yang diamankan itu adalah Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan.
Seperti dilansir Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, tim KPK sempat melakukan penggeledahan di rumah dinas milik pejabat tersebut.
Kini pejabat Kepri yang dikabarkan kena OTT itu telah dibawa ke Polres Tanjungpinang untuk dilakukan pemeriksaan.
Kasatreskrim Polres Tanjungpinang Ajun Komisaris Efendri Ali membenarkan ada pemeriksaan di ruangan penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang.
Baca Juga: Gubernur Kepulauan Riau Kena OTT KPK, soal Perizinan Reklamasi
"Benar ada pemeriksaan dari tim Jakarta," kata Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali.
Namun ia tidak bisa menjelaskan mengenai kasus apa dan siapa pejabat yang di periksa.
"Mohon pengertiannya ini bukan kapasitas saya untuk bicara, saya sendiri saja tidak bisa mendekat, tim penyidik sedang bekerja," ujarnya.
Tag
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Komunitas Kretek Desak Pemerintah Tak Telan Mentah-mentah Narasi Anti-Tembakau Global
-
Unsur Pidana Ditemukan! Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Naik Penyidikan
-
Jakbar Bukan Gotham City! Wali Kota Iin Klaim Kriminalitas Tidak Lebih Tinggi dari Wilayah Lain
-
PT MMSGI Tegaskan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim Bukan Bagian dari Grup Mereka
-
Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas
-
Api Misterius di Sleman Bukan Dipicu Metana? Peneliti UGM Soroti Peran Gas Hidrogen
-
Kasus Korupsi Gus Yaqut Dilimpahkan ke Pengadilan Usai Musim Haji
-
Teror Api Misterius Sleman: Sampel Gas Jadi Kunci, Baju Bisa Terbakar Sendiri
-
Kabar Baik! Jalur Lenteng Agung yang Amblas Bisa Dilalui Normal Besok Pagi
-
Kasus Korupsi Haji, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketum Kesthuri ke Sel